Connect With Us

Lonjakan Covid-19, PJB Siap Pasok Kebutuhan Oksigen ke RS

Tim TangerangNews.com | Jumat, 11 Februari 2022 | 23:21

Oksigen yang diproduksi Unit Pembangkit (UP) Muara Karang di kawasan Pluit, Jakarta Utara. (@TangerangNews / PJB)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Gong Matua Hasibuan menyatakan, pihaknya siap memasok kebutuhan oksigen yang diproduksi Unit Pembangkit (UP) Muara Karang di kawasan Pluit, Jakarta Utara untuk kebutuhan rumah sakit, seiring dengan peningkatan kasus Covid-19.

"PJB selaku anak perusahaan PT PLN (Persero) siap menyalurkan oksigen yang dihasilkan oleh UP Muara Karang ini, bila sewaktu-waktu diperlukan," kata Gong Matua, Jumat 11 Februari 2011, seperti dikutip dari Antara.

Gong Matua menyebutkan, oksigen PJB yang dihasilkan dari proses instalasi unit pembangkit telah menghasilkan oksigen dengan kemurnian 99,9 persen, dan dapat digunakan memenuhi kebutuhan medis.

Oleh karena itu, kata dia, PJB siap hadir memberikan kontribusi melalui penyaluran oksigen untuk medis, dan memanfaatkan oksigen yang awalnya dibuang ke udara bebas pada sistem pendingin pembangkit menjadi oksigen medis murni.

"Kami dalam memproduksi oksigen mengutamakan prinsip kerja dengan melakukan elektrolisa air murni, untuk dilakukan pemisahan gas sehingga dihasilkan hidrogen dan oksigen," terang dia.

Sebelumnya, pada puncak gelombang 2 Covid-19 di Indonesia, PJB melalui UP Muara Karang juga telah aktif memasok oksigen untuk kebutuhan beberapa rumah sakit di Jakarta sejak Juli 2021, yakni RSI Cempaka Putih, RSUD Pasar Minggu, dan Puskesmas Kelapa Gading.

"Total oksigen keseluruhan yang telah didistribusikan adalah 390,5 meter kubik. Permintaan tersebut terhenti saat kondisi pandemi melandai beberapa waktu lalu," katanya.

Selain pasokan dari fasilitas produksi oksigen di UP Muara Karang, PLN juga memiliki potensi produksi di 19 instalasi pembangkit yang estimasi produksi oksigen mencapai 2 ton per hari. PJB sendiri memiliki potensi total mencapai 1,17 ton per hari.

Oksigen medis yang diproduksi UP Muara Karang saat ini mencapai 900 kg per bulan dan telah mendapatkan Sertifikat Inspeksi Gas Medik Oksigen dari Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta pada 5 Agustus 2021 lalu.

Untuk proses pengolahannya, instalasi ini juga telah tersertifikasi Instalasi Gas Medik Oksigen Generator tanggal 6 Oktober 2021 dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta, sehingga terjamin penggunaannya.

TANGSEL
Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:06

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklatifikasi terkait pelaksanaan event Tangsel Fun Run & Walk Festival yang berakhir kisruh pada Minggu, 2 Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Kontrakan Jadi Tempat Open BO di Rajeg Tangerang Digeruduk Warga, 4 Orang Diamankan

Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:32

Warga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill