Connect With Us

Disiagakan, Tim Pemakaman Berprosedur Covid-19 di Kabupaten Tangerang

Tim TangerangNews.com | Jumat, 11 Februari 2022 | 17:44

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, pihaknya menyiagakan tim pemakaman dengan prosedur pencegahan penyebaran Covid-19 untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus kematian akibat infeksi virus corona.

Langkah tersebut, kata Iwan, sesuai arahan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. “Untuk fasilitas pemakaman sudah kita siapkan. Bahkan sejak beberapa bulan sebelumnya kita sudah siap dalam menghadapi lonjakan kasus pemakaman jenazah pasien Covid-19," ujar Iwan Firmansyah di Tangerang, Jumat 11 Februari 2022, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Iwan, dalam kesiapsiagaan menghadapi lonjakan pemakaman prosedur Covid-19 tersebut, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 33 orang petugas. Kemudian 101 orang petugas pemakaman non khusus prosedur.

"Termasuk infrastruktur lahan pemakaman juga kita siapkan di TPU Buni Ayu, Kecamatan Sukamulya dan kita juga siagakan fasilitasnya," tuturnya.

Dengan kondisi saat ini, menurut Iwan, penanganan pemakaman prosedur Covid-19 masih dapat tertangani oleh petugas yang ada, tanpa harus melibatkan masyarakat.

"Untuk fasilitas kita ada mobil jenazah 4 unit, petugas pemakaman prosedur ada 33 orang, peti mati khusus ada sekitar 300 unit termasuk alat pelindung diri (APD) sudah siap," katanya.

Iwan mengungkapkan, pada saat gelombang dua akibat varian Delta, dalam satu hari tim atau petugas pemakaman Kabupaten Tangerang bisa menangani 20 sampai 30 pasien meninggal akibat Covid-19.

"Sampai saat ini kita belum ada, dan mudah-mudahan tidak seperti tahun lalu yang bisa memakamkan 30 orang. Tetapi saat ini setelah adanya program vaksinasi di Kabupaten Tangerang tak ada kasus kematian akibat Covid-19 ini," katanya.

Wilayah Kabupaten Tangerang dan dua wilayah Kota Tangerang kini telah berstatus PPKM level 3, di mana sebelumnya daerah itu menerapkan PPKM level 2. Kenaikan status level itu akibat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melaporkan jumlah total kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 37.640 orang, kemudian sebanyak 8.342 orang menjalani isolasi, 266 orang dirawat. Sedangkan, pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 28.634 orang dan pasien meninggal akibat virus corona tersebut total sebanyak 398 orang.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill