Connect With Us

Aburizal Bakrie: Kader Golkar Menangkan Airlangga di Pilpres 2024

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 2 September 2022 | 10:37

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) saat rapat Dewan Pembina Partai Golkar di Graha Soedarmono, Kantor DPP Partai Golkar, Kamis, 1 September 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) mengingatkan seluruh kader partai agar solid menyongsong Pemilu 2024.

ARB meminta, seluruh kader segera menyiapkan diri untuk kerja politik yang berkesinambungan, terstruktur, dan sistematis untuk merealisasikan target Partai Golkar di Pemilu 2024.

Menurutnya, ada target besar yang harus dicapai partai berlambang pohon beringin pada pesta demokrasi lima tahunan itu. 

Salah satunya, sesuai mandat Musyawarah Nasional, mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024.

“Menang di Pilpres 2024, meraih 20 persen jumlah kursi atau setara 115 kursi di DPR, dan memenangkan 60 persen Pilkada 2024,” tutur ARB usai menggelar rapat Dewan Pembina Partai Golkar di Graha Soedarmono, Kantor DPP Partai Golkar dalam keterangannya, Kamis, 1 September 2022.

Dengan target-target tersebut, ia meminta seluruh kader solid dan meningkatkan komunikasi serta koordinasi untuk kerja pemenangan.

"Dewan Pembina juga meminta seluruh kader untuk terus meningkatkan soliditas, komunikasi, dan koordinasi di setiap lini baik secara vertikal maupun secara horizontal," ujar ARB.

Mantan ketua umum Partai Golkar itu mengaku, selain soal target partai, rapat Dewan Pembina juga membahas soal minimnya ruang bagi cendekiawan di berbagai organisasi.

Dewan Pembina menyarankan DPP Partai Golkar mulai memberikan ruang lebih besar dan luas bagi cendekiawan dalam setiap pembahasan berbagai masalah kebangsaan. Sebab, sejarah telah mencatat peran cendekiawan dalam proses kemerdekaan Republik Indonesia.

ARB juga menyampaikan, keprihatinan Dewan Pembina Partai Golkar terkait kondisi minimnya penghayatan dan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat saat ini. Dewan Pembina berharap, Golkar bisa mengambil peran untuk terus menegakkan Pancasila dan UUD 1945.

"Kami menilai masih terdapat jurang yang lebar antara idealitas Pancasila dengan realitas kehidupan kebangsaan dan kenegaraan," ujarnya.

Menurut ARB, ada kesan Pancasila seperti tak diperlukan lagi di era reformasi dengan kemajuan teknologi dan informasi yang demikian pesat. Padahal, menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara masih dibutuhkan bagi Bangsa Indonesia.

"Karena Pancasila adalah dasar negara, pandangan hidup, norma dasar, dan kepribadian kita sebagai bangsa Indonesia yang berbeda-beda tapi satu jua atau Bhineka Tunggal Ika," tegas ARB.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill