Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah berencana memberi subsidi pembelian kendaraan listrik guna mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Aturan tersebut kabarnya tengah dibahas oleh pemerintah pusat.
“Sekarang mekanismenya sedang digodok, sedang kita bahas,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tarif di kantornya, seperti dilansir dari Bisnis.com, Jumat 16 September 2022.
Adapun pertimbangan mensubsidi, menurut Arifin, karena pemerintah melihat kedepannya daya tawar energi listrik lebih kompetitif ketimbang fosil. "Malahan harga keekonomian untuk listrik jauh lebih murah dari pengadaan setiap liter BBM," ujarnya.
Ia mencontohkan BBM jenis pertalite seharga Rp10.000 untuk jarak tempuh 30 kilometer. Sedangkan jika menggunakan listrik 1 kWh biayanya tidak sampai Rp2.000 untuk jarak yang sama.
Kementerian ESDM menargetkan pada tahun 2025, sebanyak 6 juta penggunaan motor BBM beralih ke motor listrik berbasis baterai. Sementara pada tahun ini, ditarget konversi sebanyak 1.000 unit motor listrik.
Rencananya, bakal terdapat 13 juta motor listrik dari motor listrik baru maupun hasil konversi pada tahun 2030.
Target itu dipatok untuk mempercepat program transisi energi bersih sembari menekan impor dan subsidi BBM yang terlanjur lebar cukup besar pada tahun ini.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews