Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Daya listrik 450 volt ampere (VA) untuk rumah tangga dikabarkan akan dihapus atas hasil kesepakatan antara DPR RI dengan pemerintah. Namun, Kementerian ESDM membantah isu tersebut.
"Sepemahaman saya itu bukan kesepakatan," ungkap Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa 13 September 2022.
Lebih tepatnya, penyaluran subsidi listrik, salah satunya kepada rumah tangga dengan daya listrik 450 VA, akan diupayakan pemerintah supaya tepat sasaran.
"Narasi lengkapnya adalah bahwa subsidi itu harus semakin tepat sasaran, termasuk untuk kelompok 450 VA," ujar Dadan.
Penghapusan listrik 450 VA ini awalnya disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah. Ia mengklaim DPR dan pemerintah sepakat untuk menaikkan daya listrik 450 VA menjadi 900 VA.
"Kami sepakat dengan pemerintah untuk (menaikkan) 450 VA menjadi 900 VA, dan 900 VA menjadi 1.200 VA," kata Said.
Dengan demikian, masyarakat miskin yang memiliki daya listrik 450 VA akan otomatis dinaikkan menjadi 900 VA. Namun, pemerintah akan tetap memberikan subsidi listrik kepada mereka.
Adapun alasan kenaikan daya tersebut, yakni bakal mendorong konsumsi listrik rumah tangga. Permintaan (demand) akan naik, sehingga oversupply listrik akan berkurang.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews