Connect With Us

Minta Ditunda, Polisi Batal Periksa Iwan Bule Soal Tragedi Kanjuruhan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Oktober 2022 | 10:37

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (@TangerangNews / PSSI)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian rencananya akan memeriksa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule sebagai saksi dalam penyidikan kasus Tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa 18 Oktober 2022.

Namun ternyata pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini di Mapolda Jawa Timur batal dilakukan karena Iwan meminta penundaan.

"Rencananya penyidik hari ini kan akan memeriksa ketua PSSI dan wakil ketua. Namun demikian surat permohonan penundaan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa 18 Oktober 2022.

Iwan meminta penundaan melalui surat yang dilayangkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi. Dalam isi surat itu disebutkan Iwan dan wakilnya harus mengikuti kegiatan yang sudah dijadwalkan sejak lama dan tak bisa ditinggalkan.

"Yang bersangkutan minta agar pemeriksaannya ditunda setelah tanggal 20 Oktober," ucap Dirmanto.

Atas permintaan itu, pemeriksaan Iwan Bule akan kembali dijadwalkan ulang oleh tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Jatim.

Seperti diketahui, dalam tagedi Kanjuruhan, ada 132 korban jiwa meninggal akibat berdesakkan hendak keluar stadion demi menghindari rentetan tembakan gas air mata.

Insiden ini berawal dari kericuhan suporter Aremania usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3, pada 1 Oktober 2022.

Para suporter yang tidak terima dengan kekalahan timnya, merangsek masuk ke lapangan sehingga memicu petugas Kepolisian menembakkan gas air mata.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Pasutri WN Pakistan Nekat Telan 159 Kapsul Sabu untuk Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:38

Sinergi antara Bea Cukai dan Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill