Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Kasus kekerasan dalam rumah tanga (KDRT) yang melibatkan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar sempat mencuat dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Timbulnya kasus ini kembali memberi perhatian pada permasalahan KDRT di Indonesia yang bukanlah persoalan main-main. Umumnya, perempuan kerap menjadi korban dari KDRT lantaran sering dianggap sebagai makhluk yang lemah.
Namun, sebenarnya perempuan pun dapat melawan tindakan KDRT dengan melindungi dirinya sendiri. Berikut ini tips bertahan dan menghadapi KDRT bagi perempuan menurut atlet Mixed Martial Arts (MMA) wanita, Nurul Azizah seperti dilansir dari onepride.net, Jumat, 21 Oktober 2022.
1. Percaya diri
Percaya diri adalah salah satu aspek penting pertama yang harus dimiliki dan untuk memunculkan rasa percaya diri tersebut dapat dengan belajar bela diri. Selain untuk kesehatan, dengan bela diri dapat mengantisipasi bila mendapat ancaman-ancaman tertentu.
2. Pertahanan Cekikan
Jika sedang dalam situasi akan dicekik, langkah yang perlu dilakukan adalah menurunkan dagu ke area dada hingga seperti menempel, tujuannya agar menutup akses bagi lawan yang ingin mencekik.
Seandainya leher terbuka secara lebar seolah menerima cekikan maka dapat dipastikan perlahan-lahan akan kehilangan oksigen. Nurul menyebut dalam MMA teknik tersebut bernama defense teknik rear naked choke.
3. Jangan Panik
Langkah selanjutnya masih berkaitan dengan teknik sebelumnya, setelah berhasil menggagalkan upaya mencekik segeralah melakukan serangan balasan. Dalam melakukan serangan balasan perlu untuk menjaga kondisi agar tidak panik. Utamakan menyerang pada titik kelemahan lawan seperti salah satunya yakni pada area alat vital.
4. Gunakan Knee atau Langsung Tendang Alat Vital
Dalam melakukan serangan balasan tersebut langkah yang dapat dilakukan yakni dengan cara knee atau menggunakan lutut untuk mengincar area alat vital tersebut. Apabila jarak yang dicapai tidak mencukupi, gunakan tendangan biasa dengan tetap mengarah ke alat vital lawan.
5. Belajar BJJ
Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) menurut Nurul merupakan salah satu beladiri yang sangat cocok untuk dipelajari sebagai woman self defense dalam menghadapi KDRT.
Menurut Nurul, sejatinya semua bela diri bagus, tetapi BJJ dirasa lebih tepat. Sebab, tekniknya yang berupa banting, cekikan, dan kuncian sangat cocok untuk digunakan untuk keluar dalam kondisi terancam. Selain itu, teknik tersebut bisa digunakan melawan orang dengan badan yang lebih besar.
Teknik submission atau cekikan dalam BJJ tidak hanya dapat dilakukan dalam posisi ground, tetapi bisa dilakukan juga dalam posisi berdiri sehingga lebih efisien.
Sebagai informasi tambahan, wanita asal Tangerang berjuluk Benteng Betawi tersebut merupakan seorang jawara yang menguasai 10 jenis seni beladiri.
Selain itu, Nurul merupakan petarung One Pride MMA di kelas woman strawweight. Kini dia mengajar bela diri di BSA Martial Arts Center yang bermarkas di Rawa Buntung, Serpong Tangerang.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews