Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Kasus kekerasan dalam rumah tanga (KDRT) yang melibatkan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar sempat mencuat dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Timbulnya kasus ini kembali memberi perhatian pada permasalahan KDRT di Indonesia yang bukanlah persoalan main-main. Umumnya, perempuan kerap menjadi korban dari KDRT lantaran sering dianggap sebagai makhluk yang lemah.
Namun, sebenarnya perempuan pun dapat melawan tindakan KDRT dengan melindungi dirinya sendiri. Berikut ini tips bertahan dan menghadapi KDRT bagi perempuan menurut atlet Mixed Martial Arts (MMA) wanita, Nurul Azizah seperti dilansir dari onepride.net, Jumat, 21 Oktober 2022.
1. Percaya diri
Percaya diri adalah salah satu aspek penting pertama yang harus dimiliki dan untuk memunculkan rasa percaya diri tersebut dapat dengan belajar bela diri. Selain untuk kesehatan, dengan bela diri dapat mengantisipasi bila mendapat ancaman-ancaman tertentu.
2. Pertahanan Cekikan
Jika sedang dalam situasi akan dicekik, langkah yang perlu dilakukan adalah menurunkan dagu ke area dada hingga seperti menempel, tujuannya agar menutup akses bagi lawan yang ingin mencekik.
Seandainya leher terbuka secara lebar seolah menerima cekikan maka dapat dipastikan perlahan-lahan akan kehilangan oksigen. Nurul menyebut dalam MMA teknik tersebut bernama defense teknik rear naked choke.
3. Jangan Panik
Langkah selanjutnya masih berkaitan dengan teknik sebelumnya, setelah berhasil menggagalkan upaya mencekik segeralah melakukan serangan balasan. Dalam melakukan serangan balasan perlu untuk menjaga kondisi agar tidak panik. Utamakan menyerang pada titik kelemahan lawan seperti salah satunya yakni pada area alat vital.
4. Gunakan Knee atau Langsung Tendang Alat Vital
Dalam melakukan serangan balasan tersebut langkah yang dapat dilakukan yakni dengan cara knee atau menggunakan lutut untuk mengincar area alat vital tersebut. Apabila jarak yang dicapai tidak mencukupi, gunakan tendangan biasa dengan tetap mengarah ke alat vital lawan.
5. Belajar BJJ
Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) menurut Nurul merupakan salah satu beladiri yang sangat cocok untuk dipelajari sebagai woman self defense dalam menghadapi KDRT.
Menurut Nurul, sejatinya semua bela diri bagus, tetapi BJJ dirasa lebih tepat. Sebab, tekniknya yang berupa banting, cekikan, dan kuncian sangat cocok untuk digunakan untuk keluar dalam kondisi terancam. Selain itu, teknik tersebut bisa digunakan melawan orang dengan badan yang lebih besar.
Teknik submission atau cekikan dalam BJJ tidak hanya dapat dilakukan dalam posisi ground, tetapi bisa dilakukan juga dalam posisi berdiri sehingga lebih efisien.
Sebagai informasi tambahan, wanita asal Tangerang berjuluk Benteng Betawi tersebut merupakan seorang jawara yang menguasai 10 jenis seni beladiri.
Selain itu, Nurul merupakan petarung One Pride MMA di kelas woman strawweight. Kini dia mengajar bela diri di BSA Martial Arts Center yang bermarkas di Rawa Buntung, Serpong Tangerang.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews