Connect With Us

Tak Cuma Boikot di TV, Cinta Laura Desak Pelaku KDRT Dipenjara

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:34

Cinta Laura. (Instagram @claurakiehl / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Prahara rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora menyita perhatian publik usai adanya dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Cinta Laura geram dengan ulah pelaku KDRT. Menurutnya, pelaku kekerasan, seperti halnya Rizky Billar yang merupakan selebritis, harus mendapatkan hukuman tegas. 

Ia menyebut boikot oleh stasiun televisi tidak cukup. Ia menyebut pelaku KDRT pantas untuk mendapatkan hukuman mendekam di penjara.

"Kalau dari contoh-contoh di negara lain, pelaku KDRT yang sampai korban masuk rumah sakit, mereka layak dihukum nggak hanya dengan misalnya tidak diperbolehkan kerja lagi, tapi harus masuk penjara," kata Cinta Laura dilansir dari Detik.com pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Menurut Cinta Laura, hukuman penjara dianggap setimpal dengan apa yang dirasakan para korban kekerasan. Terlebih, ia menyebut ada trauma yang mungkin saja bersarang di pikiran para korban.

Baca juga: Rumah Tangga Rizky Billar-Lesti Kejora di Ujung Tanduk, Ini Penyebab dan Cara Hadapi Perselingkuhan

"Kalian nggak sadar, traumanya nggak jangka pendek, tapi jangka panjang. Kayak korban perang melihat darah sedikit, akan memunculkan memori-memori pahit," ujar Cinta Laura.

"Dan itu bisa berdampak pada kepercayaan diri, produktivitas, dan bagaimana mereka memperlakukan orang lain di sekitar," lanjutnya.

Cinta Laura pun prihatin atas kasus yang dialami Lesti Kejora. Namun ia bersyukur pedangdut itu bisa bersuara dan berani untuk melaporkan dugaan kekerasan itu.

"Sisi positifnya, kasus ini terekspos. Mudah-mudahan dari media dan pihak lain jadi bentuk edukasi untuk masyarakat bahwa ini sebuah hal yg salah," kata Cinta Laura.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill