Connect With Us

UNICEF: Air Minum di Indonesia 70% Terkontaminasi Tinja

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:31

Ilustrasu air. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Wash Spesialis United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Maraita Listyasari menyebut, air minum dalam rumah tangga di Indonesia telah tercemar limbah tinja mencapai 70 persen. 

Maraita mengatakan, angka tersebut berdasarkan data dari Kemenkes. Ia pun mendorong kepada masyarakat Indonesia untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Selain dari upaya PHBS, perlu didukung dengan upaya meminimalisir penyakit seperti rutin menyedot septic tank (WC) 3-5 kali dalam setahun. Kemudian, perlu untuk memasang WC dengan benar serta terhubung dengan sistem perpipaan.

"Untuk meminimalisasi terjadinya penyakit pastikan toilet di rumah terhubung dengan sistem perpipaan atau WC. Kemudian, sedot 3-5 kali setahun dan jangan tunggu sampai penuh," tegas Maraita seperti dikutip dari okezone.com, Jumat, 21 Oktober 2022.

Baca juga: DLH Kota Tangerang Buka Klinik Konsultasi Pengolahan Limbah

Maraita menambahkan, agar melakukan pengelolaan sanitasi dengan baik. Sebab, virus dan bakteri bisa masuk lewat mana saja sesuai dengan yang ditunjukkan oleh WHO, yakni alur penyakit bisa masuk ke tubuh manusia, dari jari, lalat yang hinggap di makanan, lahan atau tanah, cairan dan makanan.

Kendati demikian, Maraita menyebut sehubungan saat Covid-19 memang PHBS meningkat sehingga ia mengharapkan agar kebiasaan ini terus ditingkatkan dan protokol kesehatan (prokes) tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

“Mencuci tangan dengan bersih, serta membersihkan kamar mandi dan toilet," imbuh Maraita.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill