Connect With Us

Tornado Pertama di Indonesia, Begini Penjelasan BMKG  

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 23 Februari 2024 | 12:32

Fenomena angin puting beliung mirip tornado di Rancaekek, Bandung, 21 Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- masyarakat dihebohkan dengan fenomena cuaca ekstrem berupa puting beliung di wilayah Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 15.30 - 16.00 WIB pada 21 Februari 2024, lalu.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengungkapkan, fenomena angin puting beliung mirip tornado tersebut merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

"Dari skala dampak kerusakan, kasus Rancaekek lebih luas dan lebih parah dibandingkan dengan Cimenyan (28 Maret 2021) yang sudah kamu kaji sebelumnya. Oleh karena itu, kami akan rekonstruksi, karena untuk pertama kalinya, fenomena small tornado dapat dideteksi dari satelit," ujar Erma melalui akun X pribadinya dikutip Jumat, 23 Februari 2024.

Menurut BPBD setempat dampak angin kencang terasa hingga wilayah Jatinangor, dengan kecepatan angin mencapai 36.8 km/jam.

Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Guswanto menjelaskan, secara visual fenomena puting beliung adalah angin kencang berputar seperti belalai, dapat menyebabkan kerusakan di sekitar lokasi kejadian. 

Biasanya, puting beliung terbentuk dari sistem Awan Cumulonimbus (CB) yang menimbulkan cuaca ekstrem, namun tidak setiap awan CB menyebabkan puting beliung. 

"Kejadian angin puting beliung dapat terjadi dalam periode waktu yang singkat dengan durasi kejadian umumnya kurang dari 10 menit," terang Guswanto dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Guswanto menuturkan, fenomena puting beliung dan tornado memiliki kemiripan visual, yaitu pusaran angin kuat dan berpotensi merusak. 

Meskipun istilah "tornado" digunakan di Amerika untuk kejadian dengan kecepatan angin ratusan km/jam dan dimensi besar, di Indonesia, istilah "puting beliung" digunakan untuk kejadian serupa dengan kecepatan dan dampak yang lebih rendah. 

"Kami mengimbau bagi siapapun yang berkepentingan, untuk tidak menggunakan istilah yang dapat menimbulkan kehebohan di masyarakat," tambahnya.

Berdasarkan catatan BMKG, beberapa kejadian puting beliung tercatat di wilayah Bandung, misalnya pada 05 Juni 2023 di Desa Bojongmalaka, Rancamanyar, dan Kelurahan Andir, serta kejadian lainnya pada Oktober dan Desember 2023 di Banjaran dan Ciparay. 

Kerusakan seperti bangunan rusak dan pohon tumbang juga dilaporkan pada kejadian puting beliung di Parongpong Bandung Barat pada 18 Februari 2024.

TANGSEL
Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Senin, 21 September 2026 | 19:09

Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill