Connect With Us

Waspada Asam Urat Setelah Lebaran, Ini 5 Cara Mencegahnya

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 11 April 2024 | 06:28

Ilustrasi asam urat. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pada masa Lebaran, perlu diingat bahwa banyaknya hidangan tradisional yang tinggi purin bisa memicu kambuhnya asam urat. 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih dengan bijak makanan yang dikonsumsi dan menjaga pola makan selama liburan Idul Fitri.

Asam urat adalah kondisi peradangan kompleks pada sendi yang dapat menyerang siapa saja dengan gejala seperti nyeri hebat, pembengkakan, kemerahan, dan nyeri pada satu atau beberapa sendi.

Dikutip dari laman Mayo Clinic pada Rabu, 11 April 2024, berikut adalah tips untuk mencegah kambuhnya asam urat selama Lebaran:

1. Mengurangi Konsumsi Makanan Tinggi Purin

Menghindari atau membatasi konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, makanan laut (sarden, teri, udang), dan jeroan (hati, ginjal, otak). Konsumsi purin berlebih dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh.

2. Menjauhi Makanan Tinggi Fruktosa

Meminimalkan konsumsi makanan atau minuman tinggi fruktosa seperti minuman bersoda dan makanan manis. Konsumsi fruktosa berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

3. Meningkatkan Konsumsi Air Putih

Minum banyak air putih untuk membantu mengencerkan urine dan mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.

4. Tetap Aktif secara Fisik

Berolahraga secara teratur untuk menjaga aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mengontrol berat badan, yang pada gilirannya dapat membantu mencegah kambuhnya asam urat.

5. Memeriksa Kadar Asam Urat

Jika memiliki riwayat asam urat tinggi atau sering mengalami gejala asam urat, penting untuk secara rutin memeriksa kadar asam urat kepada dokter. 

Hal ini membantu memantau kondisi kesehatan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

TANGSEL
Viral Driver Ojol Cancel Siswi di Tangsel, Konten Dinilai Permalukan Penumpang

Viral Driver Ojol Cancel Siswi di Tangsel, Konten Dinilai Permalukan Penumpang

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:59

Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi bulan-bulanan warganet setelah videonya menolak seorang siswi SMP di kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan (Tangsel), beredar luas di media sosial.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:53

Seorang tukang ojek asal Pandeglang, Al Amin, melayangkan gugatan perdata terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill