Connect With Us

PLN Layani 340 Transaksi Pengisian Daya Kendaraan Listrik di IKN Nusantara Selama Upacara HUT ke-79 RI 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:47

Kendaraan listrik mengisi daya di SPKLU yang tersedia selama penyelenggaraan upacara HUT ke-79 RI di IKN Nusantara, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) berhasil memastikan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik (EV) selama pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN telah menyediakan 18 unit SPKLU di berbagai titik dan hingga 17 Agustus 2024, seluruh SPKLU tersebut telah mencatat lebih dari 340 transaksi pengisian daya dengan total energi mencapai 6.568 kilowatt hour (kWh).

"Kami memastikan bahwa ini adalah transisi energi, bukan hanya dalam strategis high level tetapi juga operasional. Jadi, nanti ke depannya semua mobil yang ada di IKN ini adalah mobil yang berbasis pada energi bersih listrik," ujar Darmawan.

Hingga saat ini, PLN telah memasang 18 unit EV Charger di tiga lokasi utama di IKN dan sekitarnya, termasuk di Stadion Batakan, Kantor Sekretariat Negara IKN, dan Gardu Hubung sementara.

EV Charger yang disediakan terdiri dari 8 unit SPKLU Ultra Fast Charging, 4 unit SPKLU Fast Charging, 3 unit SPKLU Medium Charging, dan 3 unit SPLU. Pengoperasian SPKLU ini terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile, sehingga semua layanan dapat diakses secara digital dan cepat.

"Seluruh transaksi SPKLU dilakukan secara digital dan real time melalui menu Electric Vehicle pada SuperApp PLN Mobile, sehingga semuanya bisa terkoordinasi dan terpantau secara baik," tambahnya.

Infrastruktur ini mendukung kendaraan listrik yang digunakan selama upacara HUT RI ke-79, seperti mobil listrik Sekretariat Negara, bus listrik, mobil listrik Polri, buggy, taksi listrik, dan motor listrik Paspampres.

Darmawan juga menjelaskan, seluruh listrik yang digunakan di IKN sepenuhnya bersumber dari energi baru terbarukan (EBT), yang disuplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN berkapasitas 10 Megawatt (MW). 

Dengan demikian, seluruh operasional dari hulu ke hilir menggunakan energi bersih.

"Listriknya adalah listrik hijau dengan teknologi yang sangat canggih sesuai dengan konsep green, smart, dan beautiful," katanya.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan HUT ke-79 di IKN, PLN telah mengerahkan 450 personel yang siap siaga 24 jam penuh di berbagai lokasi strategis. 

Para petugas dilengkapi dengan peralatan lengkap dan didukung oleh Command Center yang memantau pengoperasian jaringan secara real time.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill