KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Salah satu instansi yang jadi incaran banyak pelamar, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.
Hal ini dapat diketahui lewat pengumuman yang terpampang di laman resminya, rekrutmen.kemenkeu.go.id.
"Coming Soon, Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan tahun 2024," demikian isi tulisan dalam pengumuman tersebut dilihat Rabu, 21 Agustus 2024.
Terkait berapa formasi yang tersedia, pihak Kemenkeu belum memberikan informasi secara detail.
Kendati demikian, pengumuman ini menjadi kabar baik bagi para pelamar pada CPNS 2024 untuk mendaftar ke instansi yang dikenal dengan tunjangan paling tinggi tersebut.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya telah menetapkan kebijakan moratorium terkait perekrutan CPNS sejak 2020 silam melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 pada tahun 2020.
Dalam peraturan tersebut, Sri Mulyani memutuskan untuk tidak membuka lowongan CPNS selama 5 tahun. Hal ini dalam rangka penerapan kebijakan pertumbuhan minus untuk jumlah pegawai.
Kemenkeu juga menargetkan pertumbuhan negatif jumlah pegawai dalam rentang 1,2% hingga 2,2% dalam 5 tahun.
Selain CPNS, Kemenkeu juga melakukan moratorium rekrutmen untuk lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAnggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al Jufri, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan konsep yang unik dan menyatu dengan alam di kawasan Kabupaten Tangerang pada Sabtu, 12 September 2026.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews