Connect With Us

Maulid Nabi, Ini 4 Sifat Rasulullah yang Patut Dicontoh Oleh Pemimpin

Fahrul Dwi Putra | Senin, 16 September 2024 | 12:04

Ilustrasi pemimpin. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia tengah memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi yang jatuh pada 12 Rabiul Awal, tepatnya, Senin, 16 September 2024.

Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW telah memberikan banyak contoh dan teladan agar umat manusia memiliki tuntunan yang jelas dalam menjalani kehidupan, termasuk mengenai kepemimpinan.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria menjelaskan, terdapat empat sifat-sifat Rasulullah dalam menjalankan kepemimpinan yang patut ditiru dalam menjalankan kepemimpinan.

Menurutnya, empat sifat utama Rasulullah sangat relevan bagi para pemimpin modern dalam menghadapi tantangan zaman.

Arif menjelaskan, sifat-sifat Rasulullah yang patut dicontoh oleh pemimpin dilansir dari Muhammadiyah.org.

Sidiq (Kejujuran)

Pemimpin harus memiliki kejujuran dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. Kejujuran adalah dasar untuk membangun kepercayaan dari masyarakat yang dipimpinnya.

Fathonah (Kecerdasan)

Kecerdasan seorang pemimpin diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat dan bijak, serta mampu memecahkan masalah dengan solusi yang efektif.

Amanah (Kepercayaan)  

Pemimpin harus menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Integritas dalam menjalankan tugas kepemimpinan sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan.

Tabligh (Keterbukaan)

Pemimpin yang baik harus terbuka dalam menyampaikan kebenaran dan transparan dalam segala hal. Hal ini penting untuk membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Arif juga menekankan pentingnya modal sosial (social capital) dalam memajukan suatu bangsa. Sebab, masyarakat yang memiliki rasa saling percaya dan solid dinilai akan lebih mampu berkolaborasi dan berinovasi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi negara.

Sebagai contoh, Arif menyebut Jepang sebagai negara yang mampu memajukan ekonominya melalui tingkat kepercayaan yang tinggi di antara warganya. 

"Modal sosial dan rasa saling percaya yang tinggi merupakan kunci utama dalam menciptakan kolaborasi yang inovatif dan produktif," katanya.

Dikatakan Arif, keberhasilan kepemimpinan sangat bergantung pada kombinasi integritas, kepercayaan, dan kolaborasi. 

"Kepemimpinan yang dilandaskan dengan nilai-nilai moral yang kuat akan mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan negara," tutupnya.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill