PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih
Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Penipuan lowongan kerja semakin marak, terutama di kalangan para pencari kerja yang baru lulus (fresh graduate).
Tak sedikit para pencari kerjamenjadi korban dan kehilangan ratusan hingga jutaan rupiah karena tertipu oleh lowongan kerja palsu. Biasanya, modus dari informasi lowongan kerja palsu ialah meminta korban untuk membayar sejumlah uang dengan alasan administrasi atau biaya lain.
Agar tidak terjebak, penting untuk mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu. Kementerian Ketenagakerjaan melalui akun Instagram resminya telah memberikan beberapa tanda yang bisa membantu para pencari kerja menghindari jebakan ini.
Berikut adalah ciri-ciri lowongan kerja penipuan yang wajib diketahui dikutip dari Kontan Tv, Kamis, 10 Oktober 2024.
1. Menggunakan Email dan Website Gratisan
Penipuan lowongan kerja sering menggunakan email atau website dengan domain gratisan yang menyerupai nama perusahaan asli. Misalnya, alih-alih menggunakan domain resmi seperti @perusahaan.com, mereka bisa saja menggunakan domain gratis seperti @gmail.com atau @yahoo.com.
2. Media Penyebaran Melalui SMS
Tawaran lowongan kerja yang disebarkan melalui SMS kerap diikuti dengan ajakan yang terkesan terburu-buru. Pelaku akan meminta kamu segera merespons dan mengatur wawancara dalam waktu singkat, tanpa memberi penjelasan yang jelas.
3. Panggilan Telepon Langsung
Tak hanya SMS , penipu juga tak segan melakukan panggilan telepon tanpa konfirmasi yang memadai. Komplotan penipu ini akan menyatakan korban sudah menerima email balasan dan meminta untuk segera menindaklanjuti, walaupun korban sebetulnya belum pernah mengirimkan lamaran.
4. Menawarkan Gaji Tinggi
Salah satu trik yang digunakan adalah menawarkan gaji yang sangat tinggi untuk posisi yang sebenarnya tidak membutuhkan kualifikasi yang tinggi, seperti staf biasa. Tawaran ini digunakan untuk menarik perhatian korban.
5. Mencantumkan Foto Karyawan atau Elemen Perusahaan
Agar lebih meyakinkan, modus penipuan ini akan mencantumkan foto-foto karyawan atau informasi terkait perusahaan asli. Tujuannya adalah membuat korban percaya bahwa lowongan tersebut sah.
6. Meminta Sejumlah Uang
Modus yang paling umum adalah meminta calon pelamar untuk membayar sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi, pelatihan, atau kebutuhan lain sebelum proses rekrutmen dilanjutkan. Perusahaan yang sah tidak akan meminta uang dalam proses seleksi kerja.
Sebagai pencari kerja, penting untuk selalu berhati-hati dan memeriksa ulang setiap tawaran yang datang.
Jangan terburu-buru merespons lowongan yang mencurigakan, dan selalu pastikan kamu mendapatkan informasi yang jelas dan kredibel tentang perusahaan tersebut. Jangan sampai terjebak oleh penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews