Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Tangerang hingga akhir tahun.
Fenomena ini juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Jabodetabek, seperti Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor cuaca.
"Kita perkirakan (angin kencang di Jabodetabek) berlangsung sampai akhir tahun," ujarnya.
BMKG mencatat, salah satu penyebab utama angin kencang ini adalah adanya area tekanan rendah (low pressure area), khususnya di sekitar perairan laut selatan. Selain itu, kemunculan bibit siklon turut menjadi pemicunya.
Menurut Guswanto, situasi ini akan terus dipantau karena fenomena ini bisa memberikan dampak signifikan terhadap kondisi cuaca di kawasan tersebut.
Pada analisis streamline terbaru, BMKG menemukan adanya sirkulasi siklonik yang terdeteksi di beberapa lokasi, termasuk Selat Malaka, Laut Natuna, Laut China Selatan, dan Samudra Hindia di barat daya Sumatra.
Adapun kecepatan angin rata-rata di kawasan ini mencapai lebih dari 15 knot, yang masuk dalam kategori kecepatan tinggi.
"Sirkulasi siklonik terpantau di Selat Malaka, di Laut Natuna, di Laut China Selatan, Samudra Hindia barat daya Sumatera," katanya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews