PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Tangerang hingga akhir tahun.
Fenomena ini juga diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Jabodetabek, seperti Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan, kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor cuaca.
"Kita perkirakan (angin kencang di Jabodetabek) berlangsung sampai akhir tahun," ujarnya.
BMKG mencatat, salah satu penyebab utama angin kencang ini adalah adanya area tekanan rendah (low pressure area), khususnya di sekitar perairan laut selatan. Selain itu, kemunculan bibit siklon turut menjadi pemicunya.
Menurut Guswanto, situasi ini akan terus dipantau karena fenomena ini bisa memberikan dampak signifikan terhadap kondisi cuaca di kawasan tersebut.
Pada analisis streamline terbaru, BMKG menemukan adanya sirkulasi siklonik yang terdeteksi di beberapa lokasi, termasuk Selat Malaka, Laut Natuna, Laut China Selatan, dan Samudra Hindia di barat daya Sumatra.
Adapun kecepatan angin rata-rata di kawasan ini mencapai lebih dari 15 knot, yang masuk dalam kategori kecepatan tinggi.
"Sirkulasi siklonik terpantau di Selat Malaka, di Laut Natuna, di Laut China Selatan, Samudra Hindia barat daya Sumatera," katanya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews