Connect With Us

Hadapi Nataru, PLN Pastikan Pelayanan Listrik Sudah Siap

Fahrul Dwi Putra | Senin, 9 Desember 2024 | 20:08

Konferensi pers yang digelar di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 9 Desember 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Menjelang perayaan Natal 2024 dan pergantian tahun 2025, PT PLN (Persero) melakukan berbagai persiapan layanan kelistrikan memastikan kenyamanan masyarakat. 

Hal ini disidalam dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 9 Desember 2024.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pihaknya telah mencanangkan berbagai persiapan yang telah dilakukan bersama pihak terkait, seperti Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Aloysius Simon Mantiri.  

Arya Sinulingga, mewakili Menteri BUMN Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas langkah PLN dalam memastikan keandalan kelistrikan selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menekankan pentingnya peran PLN dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat dapat menikmati momen tersebut dengan lancar.  

Arya juga menyoroti kebutuhan infrastruktur untuk mendukung lonjakan penggunaan kendaraan listrik, terutama di jalur tol. PLN telah mempersiapkan 2.490 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 1.745 titik, termasuk 500 SPKLU di jalur trans Jawa dan Sumatera.  

"Kenaikan mobil listrik juga sangat tinggi sekali dibandingkan tahun sebelumnya. Kesiapan PLN untuk SPKLU juga perlu diperhatikan," ujar Arya.

Menanggapi itu, Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo memastikan seluruh sistem kelistrikan berada dalam kondisi andal. Dengan perkiraan beban puncak mencapai 39 gigawatt (GW) dan daya mampu pasok sebesar 53 GW, PLN memiliki cadangan daya sebesar 14 GW untuk mengantisipasi kebutuhan energi selama Nataru.   

"Kami juga sudah memastikan kecukupan energi primer untuk pembangkit-pembangkit kami dalam status sangat aman. Baik itu pembangkit batu bara, gas, maupun diesel sampai ke daerah-daerah terisolir dan 3T. Kami pastikan seluruh pembangkit memiliki rata-rata hari operasi (HOP) di atas 23 hari," jelas Darmawan.

Tak hanya itu, PLN membentuk special force siaga Nataru dengan menerjunkan 81.591 personel di 1.853 posko di seluruh Indonesia. Tim ini dilengkapi peralatan canggih, seperti 1.731 unit genset, 735 unit UPS, dan 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB). Kendaraan operasional seperti 395 truk crane, 3.318 motor, dan 3.756 mobil juga telah disiapkan.  

PLN juga melakukan Langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem dilakukan melalui digitalisasi pembangkit, smart transmission, dan smart distribution untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan.  

"Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan dengan hikmat, berjalan dengan lancar, tanpa ada gangguan apapun. Dan bagi yang mudik, kami ingin mengucapkan selamat jalan, hati-hati di jalan, dan bisa menikmati waktu dengan keluarga," tutup Darmawan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill