Connect With Us

PLN UID Banten Tambah SPKLU Baru di Gerbang Tol Rangkasbitung  

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 6 Desember 2024 | 09:50

PLN UID Banten menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Gerbang Tol Rangkasbitung arah Serang-Panimbang, sekaligus menyerahkan layanan REC kepada PT Wijaya Karya Serang-Panimbang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menambah fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Gerbang Tol Rangkasbitung arah Serang-Panimbang, sekaligus menyerahkan layanan Renewable Energy Certificate (REC) kepada PT Wijaya Karya Serang-Panimbang.  

Peresmian ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Asisten Daerah 2 Kabupaten Lebak,Ajis Suhendi dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Rully Edward.

Sementara dari pihak PLN dihadiri General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin, beserta jajaran.  

Ajis Suhendi menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung target Net Zero Emission pada 2060. 

Menurutnya, kehadiran SPKLU di lokasi strategis seperti Gerbang Tol Rangkasbitung bukan hanya meningkatkan aksesibilitas pengguna kendaraan listrik, tetapi juga mendorong masyarakat Kabupaten Lebak untuk mulai beralih ke teknologi transportasi yang ramah lingkungan.  

"SPKLU ini sebagai media promosi langsung agar lebih banyak masyarakat di Kabupaten Lebak untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Direktur Keuangan Human Capital dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya Serang-Panimbang, Farid Nur Aidy. Ia menilai SPKLU dan layanan REC menjadi langkah penting untuk menciptakan rest area yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, selaras dengan prinsip Environment, Social, and Government (ESG).  

"Seperti yang kita ketahui, masa depan transportasi adalah listrik karenanya saya berharap SPKLU ini akan menjadi solusi atas itu," imbuhnya.

General Manager PLN UID Banten Andy Acha menambahkan, peresmian SPKLU ini menjadi bagian dari strategi PLN untuk menyambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

SPKLU medium charging berdaya 22 kW ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, terutama wisatawan yang melintasi jalur Serang-Panimbang.  

Andy menyebutkan, hingga saat ini PLN telah menghadirkan 62 titik lokasi SPKLU di Provinsi Banten, dengan total 99 unit mesin pengisian daya yang mencakup standar charging, medium charging, fast charging, dan ultra fast charging.

Seluruh fasilitas SPKLU ini telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile, memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk menemukan lokasi SPKLU terdekat melalui fitur Trip Planner yang praktis dan mudah digunakan.  

"Semoga masyarakat semakin nyaman dan tidak khawatir berkendara menggunakan mobil listrik saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 karena infrastruktur pendukung kendaraan listrik semakin banyak dan memadai," katanya.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

NASIONAL
Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:43

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill