Connect With Us

Lagi, PLN Tambah Unit SPKLU di Kabupaten Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:37

Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di Kawasan Samanea, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 30 September 2024 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali memperluas jangkauan infrastruktur kendaraan listrik di Provinsi Banten dengan membuka Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di Kawasan Samanea, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Peresmian SPKLU ini berlangsung pada Senin, 30 September 2024, dan dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Tangerang Andi Ony, beserta beberapa pejabat daerah.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang mengapresiasi peran dan kontribusi PLN. Hadirnya fasilitas SPKLU di kawasan Samanea ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna kendaraan listrik, namun juga menjadi media promosi langsung bagi lebih banyak masyarakat di Kabupaten Tangerang untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan," ujar Andi dalam sambutannya.

Menurut Andi, PLN telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung target pemerintah untuk Net Zero Emission pada 2060. Sebab, melalui fasilitas ini tentunya akan memudahkan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik di Kabupaten Tangerang.

Di samping itu, General Manager Samanea Indonesia Chris Choi menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang baik antara PLN dan pengelola kawasan Samanea. 

Lanjut Choi, SPKLU ini sejalan dengan visi Samanea untuk menjadi kawasan hunian modern yang berkelanjutan. Choi yakin kehadiran SPKLU akan semakin menarik minat calon penghuni dan investor di kawasan tersebut.

"Seperti yang kita ketahui, masa depan transportasi adalah listrik karenanya saya berharap SPKLU ini akan menjadi solusi atas itu," katanya.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengungkapkan, PLN terus berusaha memperbanyak SPKLU di wilayah Banten. 

Dengan tambahan SPKLU di Samanea, kini terdapat 45 lokasi SPKLU di Banten dengan total 75 mesin pengecasan, termasuk berbagai tipe pengisian dari standar hingga ultra fast charging. 

Dikatakan Andy, upaya ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik.

"Kita sudah kita launching SPKLU fast charging (50 kW) di Samanea. Semoga masyarakat semakin nyaman dan tidak khawatir berkendara menggunakan mobil listrik karena infrastruktur pendukung kendaraan listrik semakin banyak dan memadai," ungkapnya.

Selain itu, seluruh SPKLU yang dioperasikan oleh PLN terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile. 

Melalui aplikasi ini, pengguna akan semakin mudah untuk menemukan lokasi SPKLU terdekat dan merencanakan perjalanan mereka dengan fitur Trip Planner. 

Peningkatan layanan PLN Mobile juga terlihat dari jumlah pengunduh yang mencapai puluhan juta dengan penilaian yang sangat memuaskan.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

BANTEN
Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Investasi Sektor Hilirisasi Banten Tembus Rp41,3 Triliun pada 2025

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi berhasil menembus angka Rp130,2 triliun.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill