Connect With Us

PLN Banten Tambah Unit SPKLU, Terbaru di Mal Samanea Cikupa Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 September 2024 | 18:45

Salah satu SPKLU dari PLN (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pengguna mobil listrik di tanah air perlahan meningkat, hal ini lantaran keunggulan yang ditawarkan mobil listrik yakni lebih efisien dan ramah lingkungan.

Khusus di wilayah Banten, masyarakat pengguna mobil listrik tidak perlu lagi khawatir karena telah tersedia sarana pengisian mobil listrik dari PLN berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 43 titik lokasi strategis dengan total 71 mesin pengisi daya dan 1 unit SPKLU Mobile. 

Upaya ini dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten untuk menghadirkan kenyamanan dan ketenangan bagi pengguna mobil listrik.

Jumlah unit mesin dan sebaran titik SPKLU di wilayah Banten akan terus bertambah selaras dengan konsistensi PLN dalam mendukung target pemerintah untuk mewujudkan Net Zero Emission tahun 2060. 

Terbaru, PLN UID Banten akan melakukan peluncuran SPKLU Mal Samanea, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, pihaknya konsisten untuk terus menambah jumlah SPKLU PLN di wilayah kerjanya untuk memanjakan pengguna mobil listrik. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu ragu jika ingin memiliki mobil listrik karena saat ini SPKLU PLN sudah tersedia di berbagai tempat.

"Sebaran lokasi SPKLU dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile di menu Electric Vehicle, sehingga masyarakat bisa memilih dimana ingin melakukan charging mulai dari standar charging, medium charging, fast charging, hingga ultra fast charging semuanya ada," ucapnya.

Pada aplikasi ini juga terdapat fitur menarik Trip Planner yang dapat digunakan untuk mengatur perjalanan mobil listrik. Pengendara bisa mengatur titik berangkat dan titik tujuan, yang secara otomatis akan diberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui pada rute tersebut.

Andy juga menyampaikan terima kasih kepada para pengguna mobil listrik yang sudah memanfaatkan fasilitas SPKLU PLN yang tersebar di lokasi pusat keramaian hingga rest area jalur tol Tangerang-Merak. 

Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan SPKLU sehingga lebih banyak lagi masyarakat pengguna mobil listrik yang memanfaatkan SPKLU PLN ini.

Lientang, seorang pengguna mobil listrik asal Karawaci, Kota Tangerang, merasa puas dengan layanan SPKLU Kantor PLN UID Banten. Ia yang baru saja selesai melakukan perjalanan bisnis sengaja singgah di SPKLU tersebut untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik kesayangannya.

"Pengisian juga dengan fast charging cepat, dari baterai 20% kurang lebih 1 jam sampai kembali full, tapi itu tidak terasa karena saya tinggal bersantai sejenak di cafe PLN," bebernya.

Di lokasi berbeda, Fahad, warga Kota Serang yang memanfaatkan layanan ultra fast charging di SPKLU Pelabuhan Merak, juga mengungkapkan kepuasannya. Ia terkejut karena pengisian daya baterai mobil listriknya dari 50% hingga penuh hanya memakan waktu 15 menit.

"Saya hendak menyeberang ke Lampung dan semalam lupa charge baterai kendaraan di rumah. Dari fitur trip planner di aplikasi PLN Mobile diarahkan kemari, sungguh terkejut sekali karena cepat pengisiannya," kata Fahad.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill