Connect With Us

BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Intensitas Curah Hujan 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 10 Desember 2024 | 10:00

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan intensitas curah hujan di beberapa wilayah. 

Operasi ini diambil guna meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, yang kerap terjadi di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta.  

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengklaim operasi ini telah menunjukkan hasil positif. 

Pada akhir pekan lalu, intensitas hujan berhasil dikurangi hingga 67 persen berdasarkan data dari satelit Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP). 

Modifikasi ini dilakukan pada 7 dan 8 Desember 2024 melalui penyemaian awan di wilayah yang berpotensi menerima curah hujan tinggi.  

Selama dua hari pelaksanaan operasi, BMKG mengerahkan lima sorti penerbangan yang membawa empat ton bahan semai. Penyemaian ini bertujuan untuk mendistribusikan hujan ke daerah yang lebih aman dan mengurangi dampaknya di kawasan padat penduduk.  

"Operasi ini bertujuan untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir," ujarnya pada Senin, 9 Desember 2024.

Dwikorita menjelaskan bahwa OMC masih efektif dilakukan pada awal musim hujan. Namun, saat puncak musim hujan tiba, disertai fenomena dinamika atmosfer yang kompleks, kemampuan modifikasi cuaca mungkin akan menghadapi tantangan lebih besar.  

"Kuatnya intensitas hujan akibat beberapa fenomena labilitas atmosfer yang terjadi bersamaan, kami akan terus melakukan upaya ini selama musim penghujan berlangsung, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi," jelasnya.  

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Meski modifikasi cuaca membantu mengurangi intensitas hujan, peran aktif masyarakat dalam memantau informasi cuaca tetap diperlukan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Hore! Bonus Atlet Kota Tangerang Cair Oktober, Segini Nilainya

Selasa, 29 September 2026 | 19:38

Kabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill