Connect With Us

Kemendag Ajak Pengusaha Ritel Dorong Inovasi UMKM Lokal Menuju Pasar Global

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:36

Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan (Kemendag) Septo Soepriyatno. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan (Kemendag) Septo Soepriyatno menyampaikan pesan strategis kepada para pengusaha ritel, saat pelantikan pengurus Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) periode 2024-2028, di Hotel Soll Marina Tangerang, Sabtu 14 Desember 2024.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan asosiasi, untuk mendorong produk Indonesia bersaing baik di pasar domestik maupun internasional.

"Aprindo memiliki peran vital sebagai ujung tombak pemasaran produk ritel di Indonesia. Kami berharap ke depan dapat bersinergi untuk memperkuat posisi ritel lokal di pasar global," ungkap Septo.

Septo menyebut tiga program utama yang akan dijalankan oleh Kementerian Perdagangan dalam mendukung pengusaha ritel dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program pertama adalah pengamanan pasar, yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk lokal dapat bersaing di pasar dalam negeri.

"Indonesia memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan. Kita tidak bisa lagi mengandalkan produk luar," tegasnya. 

Ia juga menyampaikan harapannya agar semua asosiasi, termasuk Aprindo, mendukung program ini untuk meningkatkan produk lokal di pasar Indonesia.

Program kedua fokus pada perluasan pasar ekspor.

"Kami akan mengoptimalkan perjanjian perdagangan yang sudah ada dan berusaha meningkatkan jumlah perjanjian perdagangan. Tujuan utamanya adalah mendorong produk Indonesia agar dapat memasuki pasar global dengan lebih mudah," jelasnya. 

Septo menekankan kerjasama dengan Aprindo sangat penting untuk mencapai target ini. Sementara Program ketiga adalah peningkatan daya saing UMKM agar mampu melakukan ekspor. 

"Inovasi dan adaptasi menjadi kunci bagi UMKM untuk berkembang. Kami telah meluncurkan berbagai program pendampingan, tetapi jika UMKM tidak berani berinovasi, mereka akan kesulitan untuk bersaing," katanya. 

Septo berharap pengusaha ritel dapat memfasilitasi dan mendorong UMKM untuk berani berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika pasar.

Acara pelantikan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga sebagai titik awal untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan pengusaha ritel. 

"Kami percaya dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan sektor ritel dan UMKM di Indonesia," tutup Septo.

Dengan penekanan pada inovasi dan kerjasama, diharapkan sektor ritel Indonesia akan semakin kuat dan mampu bersaing di kancah internasional.

BANTEN
Tangani Penyumbatan Jantung Kompleks, Bethsaida Hospital Hadirkan Prosedur Rotablator Pertama di Serang

Tangani Penyumbatan Jantung Kompleks, Bethsaida Hospital Hadirkan Prosedur Rotablator Pertama di Serang

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:41

Penyakit jantung masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak ditemukan di Indonesia. Kondisi ini juga dirasakan di wilayah Serang dan Cilegon yang memiliki aktivitas industri tinggi serta mobilitas masyarakat yang padat.

OPINI
Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Senin, 2 Maret 2026 | 16:39

Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill