Connect With Us

Mau ke Tangerang, Brigjen Purn TNI Tewas Mobilnya Tercebur di Perairan Marunda

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 Januari 2025 | 23:15

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANGNEWS.com-Brigjen (Purn) TNI Hendrawan Ostevan ditemukan tewas mengapung di perairan sekitar Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Diduga korban tercebur saat mengendai mobil di lokasi.

Polisi mengungkap jejak perjalanan korban sebelum ditemukan tewas. Berdasarkan data perjalanan, korban terekam berangkat dari rumahnya menuju Tangerang.

“Dari rumah, berdasarkan keterangan keluarga ke Tangerang,” ujar Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kamis 16 Januari 2025.

Menurutnya, korban mengendarai mobil berputar-putar di daerah Bogor, Jawa Barat hingga ke kawasan Senen, Jakarta Pusat. Mobil pun melaju terus sampai jatuh lewat batas dermaga perairan Marunda.

“Nyebur. CCTV terakhir yang terlihat korban dari beberapa CCTV yang kita dapatkan, nyetir sendiri. Belum ditemukan tapi CCTV yang menunjukkan bahwa mobil tersebut terjun ke laut sudah kita dapatkan,” ungkap Ressa.

Ressa menjelaskan, penyidik masih berupaya mencari mobil Vios yang dipakai korban sampai jatuh ke laut. Polisi pun menggandeng Basarnas untuk mencari mobil di dalam perairan Marunda itu.

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill