Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/2023 menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang sedang berulang tahun mulai Februari 2025.
Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan medical check-up (MCU) tanpa biaya di fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk. Jika berulang tahun bulan ini, simak cara daftar dan prosedurnya berikut ini.
Syarat dan Cara Daftar
Untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat perlu memenuhi beberapa syarat dan mengikuti langkah-langkah berikut.
Jenis Pemeriksaan yang Didapatkan
Layanan medical check-up gratis ini mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok usia.
Untuk kelompok dewasa, pemeriksaan meliputi skrining kesehatan jantung, tekanan darah, diabetes, paru-paru, kanker serviks bagi perempuan, serta pemeriksaan fungsi indra seperti mata dan telinga.
Untuk lansia, pemeriksaan mencakup kesehatan jantung, tekanan darah, kesehatan mental, fungsi hati, serta deteksi dini penyakit kronis lainnya.
Untuk bayi baru lahir, layanan pemeriksaan meliputi skrining kelainan hormon, pertumbuhan, serta kesehatan jantung bawaan.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat dilakukan dalam waktu maksimal 24 jam setelah tanggal ulang tahun. Jika hari ulang tahun jatuh pada hari libur atau akhir pekan, pemeriksaan bisa dilakukan pada hari kerja berikutnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews