Connect With Us

Polisi Usut Indikasi Korupsi Kasus Pagar Laut Tangerang, Kades Kohod Kembali Diperiksa

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Februari 2025 | 19:38

Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Pol Cahyono Wibowo. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNES.com-Kasus pagar laut sepanjang 30 Km di perairan Kabupaten Tangerang semakin memanas.

Setelah Bareskrim Polri menemukan usnur tindak pidana pemalsuan dokumen, kini Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri turun tangan mengusut dugaan korupsi.

Kepala Kortas Tipidkor Polri Irjen Pol Cahyono Wibowo mengemukakan, pengusutan dilakukan setelah penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melaporkan indikasi dugaan korupsi dalam proses penerbitan dokumen SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) dan SHM (Surat Hak Milik) pagar laut Tangerang.

Kemudian, setelah diskusi dengan jajaran Bareskrim terkait indikasi korupsi tersebut, pihaknya saat ini menelaah dugaan korupsi itu.

"Kemarin kami sudah terima surat dari Pidana Umum, menjelaskan bahwanya ada indikasi korupsi. Kemudian sudah kami undang kemarin dan diskusi. Ada memang fakta itu, tapi kami juga perlu dalami dan sekarang berproses. Kami masih tahap penelaahan," jelasnya, Kamis 13 Februari 2025.

Ia mengungkap, jika dalam perkembangan memang ditemukan fakta atau indikasi korupsi, maka kasus itu tentunya bakal ditingkatkan ke tahap penyelidikan untuk kemudian mencari unsur tindak pidana.

Kakor pun menyebut penyidik bakal memanggil Arsin, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, dalam rangka pengumpulan keterangan. "Jelas pasti bisa dimintai keterangan, diklarifikasikan," ujarnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

KAB. TANGERANG
Diikuti 1.004 Pasangan di Tangerang, Sidang Isbat Nikah Terpadu Beri Kepasian Hak Perempuan dan Anak

Diikuti 1.004 Pasangan di Tangerang, Sidang Isbat Nikah Terpadu Beri Kepasian Hak Perempuan dan Anak

Jumat, 17 Juli 2026 | 17:29

Sebanyak 1.004 pasangan mengikuti pelaksanaan program Isbat Nikah Terpadu yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill