Connect With Us

Bareskrim Geledah Rumah Kades Kohod Terkait Kasus Pagar Laut Tangerang

Yanto | Senin, 10 Februari 2025 | 20:39

Petugas Bareskrim Polri saat menggeledah rumah Kades Kohod Arsin di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terkait kasus pagar laut, Senin 10 Februari 2025, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Badan Reserse Kriminal (Bareskim) Polri melakukan penggeledahan terhadap rumah Arsin, Kepala Desa (Kades) Kohod di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Senin 10 Febuari 2025, malam.

Penggeledahan diduga terkait dengan kasus pagar laut yang tengah diselidiki Bareskrim.

Dari pantauan TangerangNews di lokasi, beberapa personel dari Mabes Polri melakukan penggeledahan pada pukul 19.00 WIB, diduga untuk mengamankan barang bukti pelanggaran yang dilakukan Arsin.

Dalam penggeledahan itu, ketua RT/RW setempat juga ikut dipanggil mendampingi petugas masuk ke dalam rumah kades.

Di sisi lain, istri berserta kakak Arsin diminta untuk menandatangi berkas panggilan di Polsek Pakuhaji.

Saat penggeledahan, Kades Arsin tidak berada di lokasi. Hanya terlihat satu unit mobil Honda Civic nopol B-412-SIN warna putih dan satu unit motor Honda Win 100 yang terparkir di garasi rumah.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill