Connect With Us

Kabar Baik, Deteksi Dini Kanker Payudara Bisa Tingkatkan Peluang Kesembuhan hingga 90 Persen

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 April 2025 | 12:01

Ilustrasi kanker payudara (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kanker payudara masih menjadi momok mengerikan dalam dunia kesehatan, khususnya bagi perempuan di Indonesia. 

Berdasarkan laporan Global Cancer Observatory (GLOBOCAN), jenis kanker ini tercatat sebagai kasus terbanyak dalam daftar kanker baru setiap tahunnya. 

Meski begitu, kanker payudara bukanlah penyakit yang tidak bisa ditangani. Salah satunya ialah dengan melakukan deteksi sejak dini sebagai langkah krusial dalam menurunkan angka kematian dan meningkatkan potensi kesembuhan.

Dokter Spesialis Bedah dari Bethsaida Hospital Serang dr. Alva Handoko Senjaya Sp.B, FINACS, FICS, menyampaikan, keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada waktu penanganan. Sebab, jika kanker payudara ditemukan pada tahap awal, tingkat keberhasilan pengobatannya bisa mencapai lebih dari 90 persen.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak awal menjadi faktor penting dalam upaya penyembuhan.

Dijelaskannya, Kanker payudara terjadi ketika sel-sel abnormal di jaringan payudara tumbuh tidak terkendali dan membentuk tumor. Jika tidak segera ditangani, sel kanker ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain. 

Meskipun penyebab pastinya belum dapat dipastikan, beberapa faktor risiko seperti riwayat keluarga dengan kanker, mutasi genetik BRCA1 atau BRCA2, dan gaya hidup tidak sehat diketahui dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit ini.

Sayangnya, banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut karena kurangnya pemahaman terhadap gejala awal. 

"Banyak pasien datang saat sudah stadium lanjut karena tidak menyadari gejala awal atau tidak pernah melakukan screening. Padahal, gejala seperti benjolan di payudara, perubahan bentuk, nyeri tidak biasa, hingga keluarnya cairan dari puting harus segera diperiksa," jelas dr. Alva. 

Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin sebagai langkah antisipatif.

Adapun jenis pemeriksaan yang bisa dilakukan meliputi mammografi, USG payudara, hingga MRI payudara, tergantung pada kondisi dan tingkat risiko masing-masing individu. 

Pemeriksaan mandiri seperti SADARI juga disarankan meskipun bukan metode utama, karena dapat membantu mengenali perubahan fisik sejak dini. Selain itu, dr. Alva mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat guna mencegah risiko kanker. 

Lebih lanjut, menjaga berat badan ideal, menghindari konsumsi alkohol, berhenti merokok, rajin berolahraga, serta menyusui setelah melahirkan merupakan kebiasaan-kebiasaan sederhana juga bisa menurunkan risiko kanker payudara.

Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirtamulya menambahkan, pihaknya terus berkomitmen memperkuat layanan deteksi dan pencegahan kanker, terutama melalui fasilitas Women & Children Center serta Klinik Bedah. 

"Bethsaida Hospital Serang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga medis berpengalaman untuk menangani berbagai masalah kesehatan, termasuk deteksi dan tindakan bedah untuk kanker payudara," ujar dr. Tirtamulya.

Melalui kolaborasi antara fasilitas kesehatan yang andal dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini, diharapkan angka harapan hidup penderita kanker payudara dapat terus meningkat. 

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill