Connect With Us

Jangan Asal, Begini Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Benar Sesuai Syariat Islam

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 5 Juni 2025 | 12:26

Ilustrasi hewan ternak di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com- Menjelang Iduladha 1446 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia kembali mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban. Selain sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, menyembelih hewan kurban juga menjadi bentuk syukur dan kepedulian sosial kepada sesama.

Dalam ajaran Islam, proses penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada aturan dan tata cara tertentu yang harus diperhatikan agar ibadah ini sah dan sesuai syariat.

Waktu penyembelihan hewan kurban dimulai setelah salat Iduladha dan berakhir sebelum matahari terbenam pada hari tasyrik terakhir, yakni tanggal 13 Zulhijah. Penyembelihan di luar rentang waktu tersebut tidak termasuk ibadah kurban.

Lantas, bagaimana tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar?

Langkah pertama adalah mengucapkan niat serta membaca Basmalah dan Takbir sebelum menyembelih hewan. 

Hal ini merupakan bagian dari bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT.

Selanjutnya, proses penyembelihan harus dilakukan dengan memperhatikan aspek teknik penyembelihan yang baik. Hewan dihadapkan ke arah kiblat, lalu disembelih menggunakan pisau yang tajam untuk memastikan prosesnya berlangsung cepat dan tidak menyiksa hewan. Tiga saluran utama di bagian leher, yaitu saluran napas, saluran makan, dan pembuluh darah, harus terpotong sempurna.

Tidak kalah penting, kondisi fisik hewan kurban harus sehat dan tidak cacat. Hewan yang sakit, pincang, atau buta tidak memenuhi syarat untuk dijadikan kurban. 

Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih menjadi langkah penting guna memastikan kualitas dan kelayakan hewan.

Melalui pelaksanaan kurban yang sesuai dengan tuntunan agama, umat Islam dapat mengambil banyak hikmah, mulai dari membentuk keikhlasan, mempererat solidaritas sosial, hingga meningkatkan kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill