Connect With Us

Tagih Royalti Lagu-lagu Kebangsaan, PSSI Sebut LMKN Berisik dan Bikin Gaduh 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:39

Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan keberatan dengan klaim komersil lagu kebangsaan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). 

Tindakan LMKN dinilai hanya membuat gaduh. Padahal, lagu-lagu tersebut diputar sebagai sarana pemersatu bangsa.

"Sebaiknya aturan ini segera di hapus. Berisik, membuat gaduh dan tidak produktif," ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi dikutip dari detikcom, Rabu 13 Agustus 2025.

Menurutnya, lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya sebagai anthem resmi Timnas Indonesia sebelum memulai pertandingan, serta lagi Tanah Pusaka dan Tanah Airku, yang dinyanyikan suporter dari bangku penonton menjadi perekat dan pembangkit nasionalisme serta menjadi pemicu rasa patriotisme bagi anak-anak bangsa.

"Ada yang merinding bahkan ada yang menangis. Itulah nilai-nilai dari lagu kebangsaan ini," imbuhnya.

Kata dia, para pencipta lagu-lagu tersebut diyakini ikhlas mempersembahkan dan menciptakan lagu perjuangan melawan penjajah tanpa terbesit untuk mengomersilkannya seperti yang diklaim LMKN.

"Mereka ikhlas. Ini lagu-lagu perjuangan yang ditujukan untuk anak bangsa. Sang pencipta lagu tidak berharap imbalan," ucap Yunus.

Seperti diketahui, LMKN belakangan ini menjadi sorotan karena menagih hak komersil lagu-lagu karya musisi, tak terkecuali lagu kebangsaan.

Jika mengacu pada pernyataan LMKN, maka PSSI harus membayar royalti karena selalu memutar lagu tersebut ketika timnas bertanding.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

TANGSEL
Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Senin, 21 September 2026 | 19:09

Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill