Connect With Us

Subsidi LPG 2026 Masih Berbasis Komoditas, Pemerintah Batasi Hingga Desil 7-8

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:43

Ilustrasi gas LPG 3 Kg dijual di warung-warung pengecer. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan subsidi energi tahun depan, khususnya LPG tabung 3 kg, masih akan berbasis pada komoditas. 

Meski begitu, pemerintah akan mulai memperketat penerimaannya agar lebih tepat sasaran.

Bahlil mengatakan, subsidi LPG hanya akan diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 7 hingga 8. 

Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) akan dijadikan acuan utama dalam pengendalian kuota subsidi.

“Kita nanti tetap berbasis komoditas, tapi desilnya sampai desil 7 atau 8 ya. Nanti kita kontrol dari kuotanya. Dan nanti datanya data tunggal dari BPS, teknisnya akan dirapatkan setelah disahkan APBN,” ujar Bahlil dikutip dari detikcom, Selasa, 26 Agustus 2025.

Kata dia, pendataan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk pengguna LPG juga akan dimulai tahun depan, sehingga masyarakat mampu diminta tidak lagi menggunakan LPG subsidi. 

“Jadi ya kalian jangan pakai LPG 3 kg lah, desil 8, 9, 10 saya pikir mereka dengan kesadaran lah harusnya,” tambahnya.

Dalam RAPBN 2026, pemerintah menyiapkan Rp210,06 triliun untuk subsidi energi, naik 13,4% dibandingkan tahun lalu. 

Anggaran terbesar dialokasikan untuk subsidi listrik masyarakat berdaya 450-900 VA sebesar Rp104,64 triliun. 

Selain itu, subsidi juga diberikan untuk BBM tertentu senilai Rp25,1 triliun dan LPG tabung 3 kg sebesar Rp80,3 triliun.

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill