Connect With Us

Ribuan Buruh Bakal Kepung Gedung DPR Besok, Tuntut Kenaikan Upah hingga Halus Outsourcing 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:21

Rombongan buruh Tangerang konvoi ke Istana Negara, Jakarta, dalam aksi May Day, 1 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Ribuan buruh dari berbagai daerah antara lain, Karawang, Bogor, Bekasi, Depok, hingga Tangerang, akan turun ke jalan untuk memusatkan aksi di depan gedung DPR RI maupun Istana Kepresidenan, Kamis, 28 Agustus 2025.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, gerakan yang akan digelar besok diberi nama HOSTUM atau Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah. 

Aksi tersebut diklaim bakal berlangsung damai dengan membawa sejumlah tuntutan yang dianggap penting bagi kelangsungan hidup pekerja.

“Aksi ini adalah momentum untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan agar pemerintah berpihak pada kepentingan pekerja,” ujar Said Iqbal, dikutip dari Kompas, Rabu, 27 Agustus 2025.

Salah satu tuntutan utama yang akan didesak ialah perihal kenaikan upah minimum nasional. Menurut Said, perhitungan berdasarkan formula Mahkamah Konstitusi Nomor 168 menunjukkan kebutuhan kenaikan upah berada di kisaran 8,5 sampai 10,5 persen pada 2026. 

Dengan inflasi yang diproyeksikan 3,26 persen serta pertumbuhan ekonomi sekitar 5,1 hingga 5,2 persen, ia meminta pemerintah seharusnya berani menaikkan upah demi meningkatkan daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Tuntutan lain terkait praktik outsourcing yang dinilai masih meluas. Kata dia, putusan MK sebenarnya telah menegaskan bahwa pekerjaan inti tidak boleh dialihkan kepada pihak ketiga, namun di lapangan aturan ini belum sepenuhnya dijalankan. 

Ia pun mendesak pemerintah mencabut PP Nomor 35 Tahun 2021 yang dianggap melegalkan outsourcing secara luas, termasuk di BUMN.

Isu pajak juga ikut diangkat dalam aksi ini. Said menilai beban pajak masyarakat kian berat, mulai dari kenaikan PBB di sejumlah daerah hingga pungutan atas THR dan pesangon. 

Oleh karena itu, lanjutnya, mendorong agar Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP) dinaikkan dari Rp4,5 juta menjadi Rp7,5 juta per bulan. 

“Jika pajak THR dan pesangon dihapus, uang itu tidak hilang dari perputaran ekonomi. Justru akan kembali ke pasar dalam bentuk konsumsi barang dan jasa, yang pada akhirnya menghasilkan PPN untuk negara. Artinya, negara tidak benar-benar kehilangan penerimaan, hanya cara pungutnya yang lebih adil,” ucapnya.

Selain itu, para buruh juga menuntut percepatan pembahasan undang-undang ketenagakerjaan baru pasca putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2024. 

Putusan tersebut memberi waktu dua tahun bagi pemerintah dan DPR untuk melahirkan regulasi pengganti yang keluar dari jeratan Omnibus Law. 

Said menambahkan, RUU baru harus menjawab kebutuhan perlindungan pekerja, termasuk pekerja digital platform, guru, jurnalis, tenaga medis, hingga pekerja transportasi.

Aksi buruh kali ini juga membawa tuntutan perlindungan bagi tenaga kerja di berbagai sektor yang selama ini disebut rentan terhadap eksploitasi. Dari perawat, bidan, guru, hingga pekerja transportasi yang menghadapi risiko keselamatan akibat sistem kerja yang menekan.

“Kami meyakini, dua tahun adalah waktu yang cukup untuk melahirkan undang-undang baru. Kini tinggal satu tahun tersisa sebelum tenggat MK berakhir. Jika tidak, maka pemerintah dan DPR akan mencederai keadilan hukum sekaligus mengkhianati jutaan buruh,” tukasnya.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill