Connect With Us

Mahasiswa dari Jurusan Ini Paling Jarang Tidur, Sehari Cuma 1 Jam

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 28 Agustus 2025 | 10:55

Ilustrasi Tidur (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar hidup manusia untuk mengistirahatkan tubuhnya sebelum kembali beraktivitas.

Jika tidur tidak tercukupi atau kurang tidur, tentunya akan menimbulkan efek tertentu yang justru mengganggu produktivitas.

Namun, fenomena kurang tidur kerap dialami oleh kalangan akademis, dalam hal ini ialah mahasiswa.

Berdasarkan penelitian, kondisi ini dipicu oleh tingginya beban akademik, tugas desain yang kompleks, hingga tenggat waktu yang ketat.

Padahal, tidur merupakan bagian penting yang berperan besar dalam mendukung prestasi akademik. Mahasiswa dengan jam tidur optimal sekitar 7 hingga 9 jam cenderung memiliki performa belajar lebih baik, daya fokus tinggi, serta kondisi fisik dan mental yang lebih stabil

Dapat diketahui, jurusan dengan beban belajar tinggi, umumnya pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) karena kompleksitas materi, praktikum, serta tekanan akademik membuat pola tidurnya terganggu.

Tercatat, mahasiswa jurusan Arsitektur tercatat memiliki durasi tidur terpendek dibanding jurusan lainnya, hanya sekitar 1–4 jam per malam.

Dilansir dari GoodStats.Id, penelitian juga mencatat adanya perbedaan durasi tidur antarjurusan. Berikut gambaran rata-rata jam tidur mahasiswa menurut bidang studinya.

1. Arsitektur: 1–4 jam

2. Kedokteran: 2–5 jam

3. Teknik: 3–5 jam

4. Desain/Animasi: 3–5 jam

5. Hukum: 6–7 jam

6. Sastra: 7–8 jam

7. Ilmu Komunikasi: 7–8 jam

Jika dibandingkan, mahasiswa jurusan Sastra dan Ilmu Komunikasi masih mampu tidur 7–8 jam sehari, mendekati durasi ideal. Sebaliknya, mahasiswa Arsitektur harus begadang demi menyelesaikan tugas, bahkan hanya tidur satu jam dalam sehari.

Adapun durasi tidur kurang dari enam jam masuk kategori pendek dan berdampak negatif signifikan pada prestasi akademik. Sebaliknya, tidur 7–9 jam dianggap optimal karena memberi pengaruh positif, sedangkan tidur lebih dari sembilan jam justru cenderung netral hingga berdampak negatif ringan.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill