Connect With Us

H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 Maret 2026 | 15:00

Kepadatan kendaraan di Puncak Bogor, Jawa Barat hingga mengakibatkan kemacetan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melonjak pada H+2 Lebaran 2026 atau Senin, 23 Maret 2026.

Kepadatan yang terus meningkat sejak pagi membuat polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way ke arah atas lebih awal untuk mengurai antrean kendaraan menuju kawasan wisata tersebut. 

Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan, hingga pukul 08.00 WIB sudah ada ribuan kendaraan yang melintas dari Gerbang Tol Ciawi menuju jalur Puncak seperti dilansir dari Kompas.com. 

Jumlah itu diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya mobilitas wisatawan selama libur Lebaran.

“Dari pagi sampai dengan pukul 08.00 WIB, sudah ada ribuan kendaraan yang melintas dari Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak, (total) dari kemarin terdapat 80.000 kendaraan yang melintas dari Jalur Puncak,” kata Afif.

Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan volume kendaraan di jalur wisata Puncak.

Berdasarkan catatan kepolisian, total kendaraan yang melintas di jalur tersebut pada H+2 Lebaran telah mencapai sekitar 80 ribu unit, baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya. Angka ini menjadi dasar petugas dalam menentukan pola rekayasa lalu lintas di lapangan. 

Afif menyebut, perhitungan volume kendaraan terus dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan arus kendaraan setiap jam. 

Hasil traffic counting itu nantinya dipakai sebagai acuan dalam penerapan rekayasa lalu lintas lanjutan, termasuk kemungkinan pengaturan arah turun dari Puncak. 

“Ini masih kami hitung per jamnya, sehingga bisa menjadi dasar bagi kami melakukan rekayasa lalu lintas,” ujar dia.

Dibandingkan hari sebelumnya, volume kendaraan yang masuk ke jalur Puncak mengalami kenaikan sekitar 35 persen. 

Lonjakan ini dipicu tingginya minat masyarakat memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata ke kawasan Puncak yang memang selalu menjadi magnet wisatawan dari Jabodetabek. 

Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin parah, polisi saat ini memberlakukan sistem satu arah atau one way ke arah atas. 

Kebijakan itu diterapkan karena arus kendaraan dari Jakarta menuju Puncak terpantau sangat deras sejak pagi hari.

“Untuk saat ini, kami berlakukan one way ke arah atas, mengingat volume kendaraan dari Jakarta menuju Puncak cukup deras. Maka patuhi rekayasa lalu lintas yang sudah kami terapkan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta aktif memantau informasi terkini dari kepolisian, terutama melalui kanal media sosial resmi Polres Bogor untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan, termasuk jadwal penerapan one way arah turun yang akan disesuaikan dengan volume kendaraan dari kawasan Puncak menuju Jakarta.

“Kami terapkan sesuai dengan traffic counting atau volume kendaraan yang mengarah turun,” katanya. 

 

KAB. TANGERANG
Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja

Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:51

Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

TANGSEL
RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill