Connect With Us

Dani Dipastikan Sebagai Pelaku Bom dari Hasil Tes DNA Kakaknya

| Sabtu, 8 Agustus 2009 | 12:45

TAGERANGNEWS- Dani Dwi Permana, remaja berusia 18 tahun, dipastikan oleh polisi sebagai pelaku peledakan bom bunuh diri di JW Marriott Jakarta. Kepastian ini didapat polisi setelah muncul hasil tes DNA kakak Dani, Jaka. Informasi yang didapatkan ari sumber di Mabes Polri, Sabtu (8/8), Jaka telah dijemput polisi untuk menjalani tes DNA. Jaka yang sebelumnya bekerja di sebuah tempat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini menjalani tes DNA sekitar awal Agustus 2009. Sebenarnya polisi sudah agak lama mendapat data Dani Dwi Permana. Polisi mengetahui Dani pernah tinggal di RT 07 RW 10 Candraloka Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor. Polisi pun kemudian mendatangi perumahan yang terletak bersebelahan dengan Parung itu untuk mencari keluarga Dani. Polisi ingin memastikan bahwa pelaku bom bunuh diri di JW Marriott Jakarta adalah Dani. Satu-satunya cara untuk memastikannya dengan membandingkan DNA Dani dengan DNA keluarganya. Namun, setelah melakukan investigasi di Perumahan Telaga Kahuripan, Densus 88 tidak menemukan anggota keluarganya. Sebab, sejak ayah Dani, berinisial Z, dipenjara karena kasus kriminal, keluarganya pindah dari Perumahan Telaga Kahuripan. Ibunda Dani dan adik-adiknya pindah ke Kalimantan. Sedangkan Jaka tetap bekerja di Jakarta. Saat ibundanya pindah ke Kalimantan, Dani masih tetap tinggal di Kahuripan hingga sekolahnya di SMU Yadika selesai. Setelah lulus SMA, sejak dua bulan lalu, Dani tiba-tiba menghilang dari Perumahan Telaga Kahuripan. Kepada teman-temannya dia mengaku pulang ke Palembang, kampung asal ayahnya. Akhirnya Densus mendapat nomor kontak Jaka dari warga Kahuripan. Setelah itu, Densus mencari Jaka untuk dites DNA. "Setelah ketemu, kakak Dani itu kita tes DNA. Dan ternyata DNA Jaka sama dengan DNA Dani," ujar sumber itu. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengatakan Polri telah memastikan Dani sebagai pelaku bom bunuh diri di Marriott pada 3 Agustus lalu. Kapolri juga menyebut Nana Ikhwan Maulana, pria dari Pandeglang, sebagai pelaku bom bunuh diri di The Ritz-Carlton. Dipastikannya Dani sebagai pelaku bom bunuh diri di Marriott mengejutkan warga Perumahan Telaga Kahuripan. Selama ini, Dani aktif di Karang Taruna, yang para aktivisnya terdiri dari lintas agama. Dani juga aktif di remaja masjid setempat. Sebelum menghilang dari Kahuripan, Dani berperilaku seperti remaja lainnya. Dia juga ikut acara-acara olahraga maupun kegiatan sosial di perumahan Telaga Kahuripan. (dtk)
BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill