Connect With Us

Waspada Konflik Horizontal Pemilukada Tangerang Selatan

| Rabu, 13 Oktober 2010 | 23:51

Aktivis HMI Badko Jabotabeka Banten Rudy Gani (tangerangnews / dira)


 
Persoalan utama yang dihadapi negara yang baru merasakan kebebasan setelah kekangan rezim otoritarian ialah belum adanya kedewasaan yang dimiliki oleh masyarakat akibat euforia kebebasan yang ’kebablasan’.
 
 Termasuk, kebebasan dalam bidang politik dan demokrasi. Demokrasi sebagai jembatan menuju kesejahteraan justru dianggap sebagai bentuk kebebasan yang asal bebas. Demokrasi ditelikung sebagian elit yang kemudian rentan melakukan provokasi terhadap masyarakat demi kepentingan mereka.
 
Demokrasi yang seharusnya memberikan kesejahteraan, justru dibajak oleh segelintir elit yang lebih mengutamakan kepentingan diri, kelompok dan partainya. Akibatnya, segala cara mereka lakukan. Termasuk memprovokasi masyarakat demi mencapai tujuan mereka.
 
Demokrasi lokal pun tak luput dari gaya berpolitik semacam itu. Daerah dipaksa mengadopsi budaya politik nasional melalui beragam cara. Seringkali, konflik nasional dimpor ke daerah dan menimbulkan huru hara sosial. Padahal, konflik itu bukan murni dari bawah, tapi diciptakan oleh mereka yang di atas. Pemilu kada Tangsel nanti tak luput dari ancaman itu.
 
Sebab, tambahnya, konstruksi sosiologis masyarakat Tangsel rentan akan konflik, terutama dengan adanya isu sektarian yang tidak mencerahkan dalam pilkada dapat meningkatkan atmosfer politik masyarakat secara tidak sehat. Utamanya, mereka yang tempramen dan berpandangan sempit. isu sektarian dalam kampanye pemilukada justru meningkatkan sumbu konflik yang selama ini redup. Kalau kandidat menggunakan isu ini sebagai bahan jualan, konflik dengan mudah terjadi.
 
Oleh karena itu, seluruh pihak termasuk elit politik, masyarakat serta pemerintah untuk mendewasakan prilaku politik mereka pada Pemilukada pertama di Tangsel nanti. Sebab, konflik yang timbul dari politik  cenderung menimbulkan gejolak di masyarakat karena provokasi yang dilakukan oleh tim sukses dan kandidat. Saya berharap pemilukada berjalan secara demokratis dan aman. Sebab, saya yakin rakyat Tangsel menginginkan pemilukada yang teduh dan berkualitas.
 
Bukan pemilukada yang penuh dengan intrik kotor, politik uang dan tidak demokratis. Mari kita menjaga pemilukada agar berjalan sesuai harapan bersama.
 
Penulis Rudy Gani
Alamat Komplek Dosen UMJ No.49
Wakil Sekretaris Umum HMI BADKO Jabotabeka Banten

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill