Connect With Us

Tangerang Begitu Menjanjikan Bisnis Properti

EYD | Rabu, 23 Maret 2016 | 06:13

Para investor tak pernah henti-hentinya melakukan investasi di wilayah Tangerang, kendati Bank Indonesia melaunching adanya penurunan dari sektor properti di Banten. (bisnis.com / tangerangnews)

TANGERANG – Peluang bisnis properti di wilayah Tangerang dinilai masih tinggi. Ini karena sebagai daerah penyangga Jakarta, Tangerang lebih unggul dibanding wilayah penyangga lainnya.

Menurut pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Dahnil Anzar Simanjuntak, pertumbuhan di Tangerang sangat cepat dibanding daerah penyangga lainnya. Hal tersebut lantaran pertumbuhan kelompok urban lebih besar dibanding wilayah lain. “Makanya harga NJOP yang paling besar ya di Tangerang,” kata Dahnil.

Dahnil mengatakan, bisnis properti yang cocok untuk Tangerang adalah untuk kelas medium dan premium. Di antaranya seperti rumah pertokoan (ruko) dan perkantoran. Kalau perumahan, Dahnil melihat kurang cocok, karena besarnya ekspansi pemerintah yang membuat program perumahan rakyat.

“Jadi untuk swasta sektor perumahan kurang cocok karena sudah ada pemerintah yang membuat program perumahan rakyat,” katanya.

Menurut Dahnil, munculnya peluang bisnis properti di daerah penyangga seperti Tangerang karena wilayah Jakarta sudah sangat sumpek dan mahal. Sehingga, sudah tidak begitu menarik bagi kalangan swasta yang ingin bermain di bidang properti. “Jadi kalau untuk melihat efisiensinya, ya memang daerah penyangga seperti Tangerang lebih menguntungkan,”kata Dahnil.

KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:03

Kinerja ekonomi Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan. Kekuatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap terjaga.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill