Connect With Us

Raih Gold Winner FIABCI Award, ModernCikande Bakal Wakili Indonesia di Ajang Tingkat Dunia

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 5 Desember 2024 | 21:15

ModernCikande Industrial Estate (MCIE) meraih penghargaan tertinggi sebagai Gold Winner dalam kategori industri di FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- ModernCikande Industrial Estate (MCIE), kawasan industri yang dikembangkan oleh PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., menutup tahun 2024 dengan pencapaian gemilang. 

MCIE meraih penghargaan tertinggi sebagai Gold Winner dalam kategori industri di FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2024. 

Ajang penghargaan bergengsi ini berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2024, di Trans Convention Center, Bandung.

Acara tahunan yang digelar oleh FIABCI Indonesia dan DPP Realestat Indonesia ini menetapkan 36 pemenang dari berbagai kategori, seperti masterplan, hunian, hotel, industri, hingga pengembangan berkelanjutan. Penilaian mengacu pada standar internasional FIABCI World Prix d’Excellence Awards. 

Atas penghargaan ini, MCIE berhak mewakili Indonesia dalam kompetisi tingkat dunia yang akan diadakan pada Juni 2025 di Lagos, Nigeria.  

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson hadir untuk menerima langsung trofi Gold Winner. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh tim ModernCikande. 

Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis para tenant. 

"Kami yakin komitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis akan membawa manfaat yang signifikan bagi semua pihak" ujar Pascall.

Penghargaan ini, menurutnya, menegaskan bahwa MCIE memenuhi standar internasional serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan investasi di Indonesia.  

Untuk diketahui, ModernCikande Industrial Estate merupakan salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta dengan total luas 3.175 hektare. Sebanyak 40% dari total lahan telah dikembangkan, sementara sisa landbank sekitar 1.900 hektare. 

Kawasan ini telah menjadi rumah bagi lebih dari 350 perusahaan lokal dan multinasional, termasuk perusahaan di sektor food & beverages, chemical, steel, metal product & smelter, serta home & building materials.  

Lokasinya yang strategis hanya 70 km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan memiliki akses tol langsung melalui exit Tol Cikande, membuat MCIE unggul dalam hal konektivitas logistik. Kawasan ini juga terhubung dengan Pelabuhan Merak, Cigading, dan Ciwandan, menjadikannya pilihan utama bagi investor.  

Sebagai kawasan industri modern yang terintegrasi, ModernCikande terus berkembang dengan fasilitas lengkap untuk mendukung kebutuhan tenant.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill