Gelontorkan Rp5 T, Bulog Siapkan Gudang Pangan Baru
Jumat, 3 April 2026 | 15:03
Perum Bulog melakukan transformasi di sektor pengolahan dan penyimpanan pangan dengan menyiapkan modernisasi fasilitas pascapanen di berbagai daerah.
TANGERANGNEWS.com-Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan konsep environmental, social, governance (ESG) sudah menjadi fokus pengembang properti di Tanah Air, seiring dengan tren konsumen yang mengarah kepada produk berkelanjutan.
ESG digunakan sebagai indikator pelaporan aktivitas nonfinansial dari suatu produk yang diinvestasikan (pengembangan properti).
Ardiadi Dimastanto, Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia mengatakan Gen Z dan Milenial merupakan pasar terbesar dan potensial dalam sebuah proyek properti.
Segmen ini, sangat tertarik dan peduli terhadap produk properti yang mengedepankan keberlanjutan.
Mereka cukup detail dalam melihat fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar proyek properti seperti ruang terbuka hijau, ruang interaksi, sarana olahraga untuk jogging dan lainnya.
"Pengembang properti saat ini sudah sangat concern dengan apa yang diinginkan masyarakat terkait kebutuhan tempat tinggal yang berkelanjutan,” tegasnya dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang pada Rabu 24 Juli 2024.
Ardiadi menambahkan, saat ini penerapan prinsip ESG bermanfaat untuk nilai investasi. Dalam pengembangan properti berprinsip ESG, selain memberikan kelestarian lingkungan dan tata kelola yang baik, juga memberikan manfaat ekonomi.
Namun, ia mengakui bahwa pengembangan properti yang menerapkan prinsip ESG membutuhkan dana yang tak sedikit. Hal ini tentu saja akan dirasa berat bagi para pengembang kecil. Sebab, mereka memiliki lahan yang terbatas.
"Susahnya itu pengembang kecil yang luas tanahnya di bawah 10 hektare, jadi tanah 1 meter pun berharga. Area taman yang dibuat biasanya cuma dari sisa-sisa lahan," ujar Ardiadi.
Karena itu, menurutnya perlu peran pemerintah untuk memberi insentif bagi para pengembang kecil tersebut. "Harus diadvokasi, kasih keringanan, jadi harus didukung jika mau menjalankan konsep ESG ini," jelasnya.

Sementara itu, Alvin Andronicus, Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condomium mengatakan, pihaknya telah mengimplentasikan prinsip ESG di lapangan, tidak hanya sebatas slogan saja.
Penerapan ESG juga akan memberikan dampak positif bagi pengembang dan pemilik properti.
“Seperti pengurangan biaya operasional, penghematan penggunaan energi listrik, hingga peningkatan kesehatan dan produktivitas penghuni,” jelasnya.
Dia mencontohkan, di Elevee Condominium setiap unitnya memakai jendela double glass yang mampu mereduksi sinar matahari memasuki ruangan sehingga mengurangi pemakaian AC.
Elevee juga memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektare untuk berbagai aktivitas. Selain itu, Elevee yang merupakan bagian dari Alam Sutera sudah menerapkan konsep yang bersentuhan dengan lingkungan.
"Seperti adanya kawasan green tunnel hingga management traffic, agar menciptakan suasana yang nyaman bagi penghuni,” kata dia.
Perum Bulog melakukan transformasi di sektor pengolahan dan penyimpanan pangan dengan menyiapkan modernisasi fasilitas pascapanen di berbagai daerah.
TODAY TAGPunya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews