Tampung Warga Ciledug dan Larangan, Gubernur Banten Dorong Penambahan Rombel di SMKN 12 Kota Tangerang
Senin, 13 Juli 2026 | 21:44
Gubernur Banten Andra Soni menyoroti tingginya kebutuhan pendidikan di wilayah Ciledug dan Larangan, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Alam Sutera kawasan kota mandiri yang terletak di wilayah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pinang, Kota Tangerang ini terkenal akan suasana modernnya bak di luar negeri.
Selain itu, Alam Sutera menjadi salah satu surganya properti baik kantor bisnis, maupun perumahan.
Tentunya, pengembang Alam Sutera mematok harga menyesuaikan dan sebanding dengan fasilitas yang disajikan.
Alam Sutera sudah berdiri membangun kawasannya cukup lama di Tangerang, yakni sekitar 1994.
Salah satu bukti sejarah Alam Sutera ialah munculnya iklan properti dari kawasan modern ini yang dirilis pada 1998.
Dalam video yang diunggah akun TikTok Museum Iklan Indonesia, tampak nuansa jadul tergambar jelas.
Iklan berdurasi 30 detik itu diiringi dengan lagu Harmoni Kehidupan Alam Sutera sambil memperlihatkan suasana kenyamanan dan keamanan tinggal di Alam Sutera.
Menariknya, harga yang ditawarkan ialah hanya Rp21 juta, sangat jauh berbeda apabila dibandingkan dengan saat ini.
Video iklan jadul Alam Sutera itu pun menuai beragam reaksi dari warganet, khususnya yang tinggal di Alam Sutera.
"Rp21 juta tahun 98 itu seharga emas 775 gram, kalau sekarang berarti senilai Rp800 juta lebih. Ya seharga rumah tipe 36/58 lah kalo di Alam Sutera," komentar akun @kingkaisar dikutip Minggu, 26 November 2023.
"Seandainya gue time traveller, sekarang bawa duit Rp21 juta di tahun 98 dah bisa beli 2 rumah, ya," kelakar akun @Omar Zaveed.
"Ini nih lagu yg dicari-cari, makasih min. Pernah inget alam sutera dulu kayaknya punya song anthem," ucap akun @adpra.
Gubernur Banten Andra Soni menyoroti tingginya kebutuhan pendidikan di wilayah Ciledug dan Larangan, Kota Tangerang.
TODAY TAGLangkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalihkan pengadaan kendaraan dinas melalui skema sewa pada tahun 2026 terus menjadi sorotan publik.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews