Connect With Us

Restorasi Lingkungan, Alam Sutera Tanam 10 Ribu Mangrove di Ketapang Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 12 Juni 2024 | 21:46

Suvarna Sutera melakukan penanaman 10 ribu bibit pohon mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Suvarna Sutera anak perusahaan Alam Sutera Group, melakukan gerakan restorasi fungsi ekologis dengan menanam 10 ribu bibit pohon mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Giat penanaman melalui program CSR Alam Sutera Peduli “Ayo! Tanam Pohon Untuk Masa Depan” ini dilakukan dalam dua gelombang.

Untuk gelombang pertama dilaksanakan pada Rabu, 12 Juni 2024, dengan menanam 5 ribu bibit yang terdiri dari tiga jenis mangrove yaitu Api-api (Avicenia sp), Pedada (Sonneratia sp) dan Bakau (Rhizophora sp).

Sebagai upaya mendukung keberlangsungan dan keseimbangan ekosistem Mangrove, akan dilakukan juga pelepasan bibit kepiting Tapal Kuda.

Hari Mahardika, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang mengatakan jika kawasan hutan Mangrove dirawat dan dibudidayakan dengan baik, selain bermanfaat bagi kesehatan lingkungan sekitar, tentunya juga dapat meningkatkan perekonomian sekitar yang menunjang kualitas hidup masyarakat.

“Begitu juga dengan pelepasan bibit kepiting berdarah biru, kepiting Mimi atau Tachypleus Gigas, semoga dapat dikembangbiakkan dengan baik sehingga khasiatnya terus berguna bagi kesehatan masyarakat luas,” pungkasnya.

Menurut Hari, kawasan Hutan Mangrove berfungsi sebagai pencegahan alami dalam melindungi pesisir dari bahaya erosi dan serangan gelombang besar.

Akar-akar pohon Mangrove yang kuat membantu menjaga stabilitas tanah di sekitar garis pantai.

“Selain sebagai tempat pariwisata, kawasan Hutan Mangrove juga membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan air bersih dan meningkatkan kesegaran udara,” jelasnya.

Selain itu, kawasan Hutan Mangrove mampu menyerap semua kotoran yang berasal dari sampah-sampah laut termasuk semua jenis logam berbahaya dan membuat kualitas air menjadi lebih jernih.

Silvanus Hoantonio, Managing Director Suvarna Sutera mengatakan melakukan penanaman bibit Mangrove di pesisir Utara Kabupaten Tangerang, Ketapang Urban Aquaculture, merupakan langkah konkrit Alam Sutera dalam menjaga keseimbangan ekosistem flora dan fauna didalamnya.

Selaras dengan visi Alam Sutera dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, program ini diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Dengan begitu tercipta ekosistem hijau yang mendukung peningkatan kualitas standar lingkungan sehat,” terangnya.

F.X. Widyasmara, Kepala SMP dan SMA Laurensia Suvarna Sutera menjelaskan siswa siswinya diikutsertakan dalam kegiatan ini, untuk mengajarkan mereka agar tidak hanya tumbuh cerdas secara akademik, namun juga dapat bertumbuh dengan kepedulian pada lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Dengan adanya kegiatan penanaman mangrove ini, kami berharap siswa siswi mampu memberikan perhatian lebih kepada lingkungan sekitar dengan satu misi yaitu menyelamatkan bumi,” ujarnya.

Ch. Rossie Andriani, Corporate Communication PT Alam Sutera Realty Tbk megayakan selain kegiatan CSR untuk mendukung program pemerintah, berbagai usaha keberlanjutan dilakukan Alam Sutera.

“Beberapa di antaranya seperti pembuatan danau, penanaman pohon, penerapan desain green building, penggunaan material dengan standar green label material, serta penerapan system zero run-off water dengan sumur resapan biopori,” sebutnya.

Disamping itu, program CSR Alam Sutera Peduli dalam pilar Community Engagement mengedepankan adanya kontribusi aktif dan peningkatan wawasan berbagai kelompok, sehinga berdampak signifikan bagi kehidupan, mulai dari murid sekolah, pekerja konstruksi sampai masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Kegiatannya antara lain CSR Literasi Budaya, CSR Pelatihan Pekerja Konstruksi, CSR Donor Darah, CSR Alam Sutera Bercerita dan CSR Gerakan ‘Ayo! Tanam Pohon Untuk Masa Depan’ yang kami lakukan saat ini,” tutup Rossie.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill