Connect With Us

Parah, Polusi Udara di Tangsel Setara Menghisap 117 Batang Rokok

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 9 September 2023 | 20:40

Ilustrasi kota berpolusi (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Aplikasi pemantau kualitas udara Nafas melaporkan polusi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) masih mengkhawatirkan.

Bahkan, dalam periode Agustus 2023 dampak polusi udara di Kecamatan Serpong, Tangsel, bagi warga seperti menghisap 117 batang rokok.

Angka tersebut merupakan peningkatan dari laporan sebelumnya pada Juli 2023, dimana tercatat angka konsentrasi particulate matter (PM) 80 μg/m3 atau setara 112 batang rokok.

Sementara saat ini, angka PM di Tangsel mengalami peningkatan menjadi 83 μg/m3. 

Di posisi kedua, kualitas udara terburuk ditempati wilayah Babakan, Kota Tangerang dengan tingkat polusi seperti menghirup 106 batang rokok.

Hal yang serupa pun dialami warga Kecamatan Pamulang, Tangsel lantaran kondisi udara yang belum menunjukkan tanda-tanda membaik dengan perhitungan seperti merokok 96 batang selama sebulan.

Dalam daftar 10 wilayah paling berpolusi periode Juli 2023, Tangsel menempati urutan pertama.

Untuk diketahui, perhitungan kualitas udara tersebut menggunakan metode pengukuran jumlah ekuivalen rokok berdasarkan rata-rata polusi PM 2.5 dalam sehari 22 μg/m3, yakni setara dengan satu batang rokok.

Berikut 10 kota paling berpolusi selama Juli 2023 berdasarkan rilisan Nafas Indonesia dikutip dari detik.com, Minggu, 9 September 2023:

  1. Serpong, Tangerang Selatan (konsentrasi PM 2.5 di angka 83 μg/m3/setara 117 rokok).
  2. Tarumajaya, Bekasi (konsentrasi PM 2.5 di angka 81 μg/m3/setara 114 rokok).
  3. Bedahan, Depok (konsentrasi PM 2.5 di angka 77 μg/m3/setara 108 rokok).
  4. Parung Panjang, Bogor (konsentrasi PM 2.5 di angka 76 μg/m3/setara 106 rokok).
  5. Babakan, Kota Tangerang (konsentrasi PM 2.5 di angka 75 μg/m3/setara 106 rokok).
  6. Gunung Sindur, Bogor (konsentrasi PM 2.5 di angka 74 μg/m3/setara 103 rokok).
  7. Panunggangan Utara, Kota Tangerang (konsentrasi PM 2.5 di angka 73 μg/m3/setara 102 rokok).
  8. Cibubur, Jakarta Timur (konsentrasi PM 2.5 di angka 69 μg/m3/setara 98 rokok).
  9. Pamulang, Tangerang Selatan (konsentrasi PM 2.5 di angka 68 μg/m3/setara 97 rokok).
  10. Cipayung, Jakarta Timur (konsentrasi PM 2.5 di angka 68 μg/m3/setara 96 rokok).
OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill