Connect With Us

Paramount Gading Serpong Punya Logo Baru, Makna Bentuk dan Warnanya Penuh Filosofi 

Redaksi | Kamis, 11 Desember 2025 | 10:03

Ini logo baru Paramount Gading Serpong berbentuk pohon dengan warna gold, Rabu 10 Desember 2025. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com – Paramount Gading Serpong resmi memperkenalkan identitas visual terbaru yang menegaskan arah pengembangan kawasan sebagai kota modern yang tumbuh berkelanjutan. 

Logo baru yang diberi nama “The Paramount Tree” menggambarkan filosofi mendalam mengenai pertumbuhan, warisan lintas generasi, serta komitmen jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat.

Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave menjelaskan, pohon dalam logo tersebut menjadi representasi perjalanan dan visi besar Paramount Gading Serpong. 

“Logo Paramount Gading Serpong menghadirkan visualisasi ‘The Paramount Tree’ atau ‘Pohon Paramount’ sebagai simbol pertumbuhan berkelanjutan dan warisan lintas generasi. Akar yang kuat mencerminkan reputasi serta fondasi kokoh sebagai pengembang terpercaya,” ungkapnya dalam perkenalan logo baru di kantor Plaza Paramount, Rabu 10 Desember 2025. 

Ia menambahkan, ranting dan daun yang terus tumbuh menggambarkan inovasi dan peningkatan kualitas produk, layanan purna jual, sekaligus peluang investasi yang terus berkembang. 

“The Paramount Tree menjadi pengingat bahwa setiap langkah pembangunan adalah bagian dari legacy, pertumbuhan yang berkesinambungan, dan masa depan yang dibangun dari generasi ke generasi,” katanya.

Makna Warna Navy untuk Keteguhan, Gold untuk Kehangatan

Logo baru ini juga diperkuat dengan kombinasi warna navy dan gold. Menurut Chrissandy, navy mencerminkan keteguhan dan kepedulian, sementara gold merepresentasikan kehangatan serta nilai tambah dari pertumbuhan kawasan.

“Everything is Here bukan sekadar tagline, tetapi DNA dari Paramount Gading Serpong,” ujarnya.

Tagline tersebut mencerminkan kawasan sebagai kota modern dengan fasilitas lengkap, konektivitas yang menyatu, pengalaman hidup berkelas, hingga nilai properti yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Chrissandy memaparkan bahwa Paramount Gading Serpong membawa konsep “A Complete City within Reach”. Artinya, seluruh kebutuhan utama mulai dari tinggal, bekerja, belajar, kuliner, hingga hiburan hadir dalam satu kawasan terpadu yang mudah dijangkau.

Menurut Chrissandy, inovasi identitas ini menjadi fondasi penting dalam memasuki fase pengembangan baru Paramount Gading Serpong.

“Paramount Gading Serpong adalah kawasan yang terus tumbuh dan terbuka pada perubahan sambil menjaga kualitas jangka panjang. Identitas, logo, dan tagline baru menjadi komitmen kami untuk mengembangkan kawasan dengan tanggung jawab dan memastikan relevansinya bagi generasi kini dan mendatang,” jelasnya.

Paramount Land membawa visi jangka panjang untuk membangun Gading Serpong sebagai kota yang semakin cerdas, hijau, dan terhubung. Pengembangan ruang publik, peningkatan aksesibilitas, hingga penciptaan ekosistem yang sehat untuk komunitas, keluarga, dan pelaku usaha menjadi fokus utama.

Melalui identitas baru ini, Paramount Gading Serpong ingin menegaskan perannya sebagai destinasi hunian, bisnis, dan gaya hidup terbaik di Tangerang. 

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill