Connect With Us

Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2015

EYD | Minggu, 8 November 2015 | 21:29

Jorge Lorenzo (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG - Saat Valentino Rossi berjuang keras menyalip 22 rider untuk bisa naik ke posisi empat klasemen, di posisi terdepan persaingan berjalan kurang seru. Meski rapat, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez cuma berjalan beriringan.

Memulai balapan dari posisi terdepan, Lorenzo sama sekali tak tersentuh oleh para pesaingnya untuk bisa menjejak podium tertinggi. Kemenangan itu, yang dibarengi dengan Rossi finis keempat, mengantar rider berusia 26 tahun itu ke tangga juara dunia.

Meski dijagokan menang, Lorenzo diprediksi akan dapat perlawanan ketat sepanjang balapan. Keberadaan duo Honda di posisi dua dan tiga adalah alasannya.

Sejak lap-lap awal jarak keunggulan Lorenzo dengan Marquez terus bertahan di bawah satu detik. Selisih waktu antara keduanya malah merapat menjadi 0,2 detik di sekitar 10 lap terakhir. Meski sudah sangat rapat, Marquez tak kunjung bisa menyalip rekan senegaranya itu.

Marquez kemudian seakan-akan 'melindungi' Lorenzo. Itu terjadi setelah Dani Pedrosa bangkit di seperempat terakhir balapan.

Sempat tertinggal 2,7 detik dari Lorenzo di lap 23, Pedrosa kemudian melesat dan membukukan catatanfastest lap untuk merapatkan jaraknya dengan Marquez dan Lorenzo.

Tiga lap sebelum balapan tuntas catatan waktu Pedrosa untuk satu putaran lebih cepat 0,4 detik dibanding Lorenzo. Pedrosa tiba-tiba menjadi ancaman untuk Lorenzo.

Pada lap 29 Pedrosa sempat menyodok ke urutan dua setelah dia mendahului Marquez. Namun perubahan posisi itu hanya terjadi di satu tikungan karena Marquez bisa kembali merebut posisinya. Sampai balapan berakhir Lorenzo tidak terusik, Marquez finis kedua, Pedrosa di podium ketiga.

"Saya melakukan yang bisa saya lakukan, tapi ada situasi aneh di mana Marquez jadi pengawal Lorenzo. Itu memalukan untuk olahraga ini," sahut Rossi usai balapan. "Semoga saja otoritas olahraga ini akan bisa menyelesaikannya. Ini akhir yang buruk dari sebuah kejuaraan yang harusnya berjalan menarik," cetus Rossi seperti dikutip dari Reuters.

HIBURAN
Liburan Sekolah Seru di Tangcity Mall, Belajar Berkebun hingga Jadi Pemadam Kebakaran

Liburan Sekolah Seru di Tangcity Mall, Belajar Berkebun hingga Jadi Pemadam Kebakaran

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:38

Masa liburan sekolah pertengahan tahun menjadi momen yang paling dinantikan oleh anak-anak dan keluarga untuk menikmati waktu berkualitas bersama.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:50

Empat kali masuk bui ternyata tidak membuat WS, 42, kapok. Warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini malah kembali mencuri dua sepeda motor di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill