Connect With Us

Persita Tangerang Kalah 1-2 dari Persibat Batang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 September 2017 | 11:00

Inilah tim klub Persita yang baru diresmikan, Senin (17/4/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang kalah dalam pertandingan melawan Persibat Batang dengan skor 1-2, di Stadion Singaperbangsa Kabupaten Karawang, Kamis (21/9/2017) sore. Dalam pertandingan pertama babak 16 besar Liga 2 itu, Persita yang menjadi tuan rumah tak mampu nenadingi tamunya.

Persita Tangerang sendiri tampil cukup baik dengan menguasai jalannya pertandingan. Namun di menit ke-35, mereka lebih dulu dikejutkan dengan gol tamu yang diciptakan oleh Arif Alama. Dengan gol tersebut, para Pendekar Cisadane sempat melancarkan serangan balasan.

Namun sayang, berselang empat menit kemudian, gawang Persita Tangerang kembali bobol oleh Arif Alama, karena tendangan spekulasinya. BACA JUGA : Perkenalkan Jersey, Bupati Tangerang Harap Persita Kembali Jaya

Di babak kedua sang pelatih Persita Tangerang Bambang Nurdiansyah merombak pemain dengan memasukkan Penyerang Rafid Lestaluhu dan gelandag serang Henry Rivaldi. Hal tersebut membuahkan hasil, Persita Tangerang memperkecil jarak setelah Henry Rivaldi berhasil menciptakan gol di menit ke-87.

Namun Gol Henry menjadi gol satu – satunya bagi Persita Tangerang. Hingga peluit akhir dibunyikan dengan tambahan waktu 2 menit, skor tetap tidak berubah. Persita Tangerang pun tak mampu terhindar dari kekalahan 1-2 dari tamunya Persibat Batang.

Saat sesi konferensi pers, Asisten Pelatih Persita Tangerang Asep Ardiansyah mengatakan bahwa timnya kurang beruntung melihat jalannya pertandingan, di mana anak asuhnya sudah maksimal berjuang namun hasilnya harus kehilangan point. BACA JUGA : Inilah Skuad Pemain Persita Musim 2017-2018

Dari hasil pertandingan hari ini Pelatih Kepala Bambang Nurdiansyah meminta, kedepannya para pemain harus bermain lebih baik lagi, terutama saat menghadapi PSMS Medan dipertandingan berikut,pada Senin (25/9/2017).

“Selain itu, ada beberapa keputusan wasit yang mengecewakan, kami berharap kinerja wasit lebih baik di babak 16 besar ini,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persita Tangerang  Bambang Nurdiansyah menyatakan, semua tim masih memiliki peluang di grup ini, karena masih banyak pertandingan yang akan dimainkan. “Kita berharap semua pemainnya kembali bersemangat dan melupakan kekalahan hari ini, untuk bisa kembali meraih kemenangan di pertandingan pertandingan berikutnya,” ujarnya.(RAZ)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill