Connect With Us

Persita Juga Rilis Jersey untuk Liga 2 2019

Maya Sahurina | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:29

Jersey Persita Tangerang untuk Liga 2 2019. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Selain merilis skuat yang akan berlaga pada Liga 2 2019. Persita Tangerang juga pertama kali memperkenalkan jersey resmi yang akan dikenakan di musim 2019, Rabu (19/6/2019).

Pada musim 2019 ini, Persita mengeluarkan tiga jersey utama yakni jersey untuk pertandingan kandang, tandang dan ketiga. Juga dua jersey (kandang dan tandang) untuk penjaga gawang.

Jersey Persita Tangerang untuk Liga 2 2019.

Warna ungu masih menjadi warna kebanggaan sekaligus identitas Persita terutama di jersey kandang. Putih dipilih untuk jersey tandang dan nuansa abu-abu gelap menjadi pilihan untuk jersey ketiga. 

Sementara untuk penjaga gawang dipilih warna merah (kandang) dan hijau muda (tandang).

Kehadiran jersey ketiga dimusim ini juga menjadi angin segar bagi Persita karena di musim lalu, Persita hanya memiliki jersey kandang dan tandang saja. 

Baca Juga :

Koleksi jersey Persita dilengkapi dengan dua model jersey latihan pemain (biru dan hijau tosca) serta dua untuk jersey latihan penjaga gawang (hitam dan biru).

Detail di jersey baru Persita musim ini pun masing-masing memiliki makna. Corak segitiga yang mengarah ke atas melambangkan semangat serta mimpi tim untuk bisa naik ke kasta tertinggi liga sepak bola Indonesia musim ini.

Selain itu, corak susunan bata di bagian bawah jersey ibarat benteng yang siap menghadang segala serangan dari lawan.

Berbeda dengan musim lalu, musim ini sejumlah sponsor dan partner turut ditampilkan di jersey kebanggaan Persita. Para sponsor yang bergabung musim ini adalah Moya dan Aetra Tangerang (perusahaan air bersih) dan Kratingdaeng.

Selain tiga sponsor, Persita juga menjalin kerja sama perdana dengan organisasi sosial non-profit yang fokus pada pengasuhan anak yakni SOS Children’s Villages Indonesia yang menyediakan pengasuhan alternatif bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua. 

Manajer tim Persita, I Nyoman Suryanthara menyebut kehadiran jersey baru musim ini diharapkan memberi semangat baru bagi seluruh anggota tim. Apalagi dengan kedatangan beberapa sponsor baru.

Jersey musim ini tetap dengan warna ungu sebagai ciri khas Persita memang sudah dipersiapkan sejak lama dengan desain dan material yang baik. Setiap detail memiliki makna tersendiri yang kami harapkan bisa melengkapi penampilan terbaik pemain di lapangan nantinya," kata Nyoman.

Di Liga 2 2019, Persita Tangerang akan berkompetisi di Wilayah Barat. Pertandingan perdana akan digelar di kandang PSGC Ciamis pada Minggu 23 Juni 2019 mendatang. Babak penyisihan wilayah akan berlangsung hingga Oktober mendatang.(RMI/HRU)

TANGSEL
Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:48

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalokasikan anggaran untuk menyewa kendaraan dinas pada tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam efisiensi fiskal yang pragmatis.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill