Connect With Us

Indonesia Vs Bangladesh Imbang 0-0, Shin Tae-yong Protes Wasit Stop Pertandingan Lebih Cepat

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Juni 2022 | 10:25

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Timnas Indonesia melawan Bangladesh berakhir imbang 0-0 dalam laga persahabatan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 1 Juni 2022.

Namun usai pertandingan, pelatih Shin Tae-yong protes keras kepada keputusan wasit, lantaran meniup peluit lebih cepat dari waktu yang sudah ditentukan. Shin pun terlihat seperti tidak puas, seperti dilansir dari Sindonews. 

Wasit utama Yudi Nurcahya menghentikan pertandingan di menit-menit kritis. Padahal awalnya, pertandingan tersebut berjalan normal hingga injury time yang diputuskan sepanjang lima menit oleh wasit.

Harusnya, wasit meniup peluit saat waktu pertandingan menunjukkan 90+5’. Namun, saat memasuki waktu 90+4’ wasit sudah meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Shin Tae-yong terlihat melakukan protes kepada ofisial yang bertugas di sisi lapangan. Tak sampai disitu, pelatih asal Korea Selatan itu juga terlihat menghampiri wasit untuk melakukan protes keras.

Namun demikian, sang pengadil lapangan tetap teguh pada keputusannya, laga pun selesai dengan skor imbang 0-0. Saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai kejadian tersebut. Shin juga belum angkat bicara perihal kejadian itu.

Sementara itu, hasil ini bisa dibilang kurang memuaskan mengingat Timnas Indonesia mengincar kemenangan untuk menaikkan peringkat di Rangking FIFA.

Terlebih, Bangladesh saat ini masih terjebak di peringkat 188 Rangking FIFA. Untuk selanjutnya, Timnas Indonesia akan kembali menghadapi agenda besar, yakni Kualifikasi Piala Asia 2023. Pasukan Shin Tae-yong akan berhadapan dengan Kuwait, Yordania, dan Nepal dalam agenda yang dihelat 8-14 Juni itu.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill