Connect With Us

Final Cabor Wushu Didominasi Kota Serang dan Cilegon

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 November 2022 | 19:26

Para atlet Wushu Kota Tangerang berswafoto. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Partai final cabang olahraga (cabor) Wushu kategori sanda dan toulou pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten di Kota Tangerang didominasi atlet dari kontingen Kota Serang dan Kota Cilegon.

Kota Tangerang sebagai tuan rumah gagal masuk ke babak final kategori tersebut. Partai final yang dihadiri Ketua KONI Banten ini berlangsung di Mal Alam Sutra, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis, 24 November 2022.

Ketua panitia pelaksana Pierre R Prawira menjelaskan, pada partai final ini ada 11 partai kategori sanda dan 5 nomor pertandingan taoulu.

"Untuk Taoulu itu ada 5 nomor pertandingan yakni tombak, toya putra dan putri, serta koreografer pertandingan putra dan putri," ujar Pierre, di lokasi.

"Pada babak penyisihan kemarin kami melihat Kota Cilegon dan Serang banyak menyumbangkan atletnya ke final," imbuhnya.

Pada pelaksanaan pertandingan, lanjutnya, tidak ada kendala yang berarti meski diadakan di pusat perbelanjaan.

"Semua bisa terakomodir dengan baik, persiapan tuan rumah sudah cukup bagus, ada Dinas Kesehatan yang membantu dalam fasilitas kesehatan," pungkasnya.

Salah satu atlet wushu Kota Tangerang kategori toulou Farel Al-Farabi mengaku puas setelah berhasil menyabet medali emas pada Porprov VI Banten kali ini, meski Kota Tangerang belum berhasil menjadi juara umum.

"Dari awal saya optimis menang dan dapat medali emas," kata siswa yang duduk di bangku kelas 10 SMK Negeri 6 Kota Tangerang ini didampingi rekannya Arya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman sebagai bapak asuh cabor Wushu Kota Tangerang mengapresiasi para atlet yang sudah tampil baik selama perhelatan tersebut.

"Sangat luar biasa ya persiapan kita sampai bisa dengan sukses terselenggara pagelaran Porprov Banten ke VI ini," katanya.

"Untuk cabor Whusu kita maksimal cuma dapat 4 dari 25 kategori. Rata-rata tadi pagi itu tiga medali emas, cuma untuk Kota Tangerang keunggulan kita ada di medali perak," lanjutnya.

Terkait target menurut Abduh, pihaknya menarget cabor Wushu menjadi juara umum. Namun ternyata banyak atlet yang gugur di partai final.


"Jadi hari ini atlet kita gugur di final, hanya satu tambahan emas yang kita dapat. Sebenarnya target kita juara umum, tapi faktanya karena kualitas atlet itu sama, sederajat, jadi itulah yang terbaik buat kita," pungkasnya.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill