Connect With Us

Vicho dan Davino, Atlet Balap Motor Cilik Penyumbang Emas Porprov VI Banten untuk Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 November 2022 | 02:03

Vicho Saktyadi (kanan) dan Davino Britani (kiri), atlet balap motor kontingen Kota Tangerang saat ditemui di paddock Porprov VI Banten, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa, 23 November 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Tuan rumah Kota Tangerang kini masih bertengger di puncak klasemen sementara Porprov VI Banten dengan mengantongi 267 medali dari 129 emas, 85 perak, dan 53 perunggu hasil pertandingan pada Rabu, 23 November 2022.

Salah satu medali emas untuk Kota Tangerang tersebut disumbangkan oleh Vicho Saktyadi dan Davino Britani dari cabang olahraga (cabor) bermotor road race atau balap motor di sirkuit non permanen Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

"Alhamdulillah, dapat emas podium satu," kata Komandan ECS, ketua tim cabor bermotor Kota Tangerang.

TangerangNews berkesempatan berbincang dengan kedua atlet cilik bermotor tersebut. Vicho mengatakan, bahwa dirinya yang saat ini masih berusia 11 tahun sangat bangga bisa memberikan hasil terbaik.

"Sesuai target ya bawa pulang emas," ujarnya.

BACA JUGA: Revel Ady Johnavan, Bibit Drummer asal Tangerang yang Bersinar di Ajang Bergengsi

Vicho mengaku mulai mengenal dan berlatih balap motor sejak tahun 2017 atau saat usia 6 tahun. Adapun terjun sebagai atlet adalah kemauannya sendiri.

"Jadi pembalap kemauan sendiri dari kecil karena waktu itu cuma main gocar ada yang main motor, terus minta disekolahin. Dulu cuma iseng dan keterusan sampai sekarang," katanya.

Aksinya dalam menunggangi kuda besi menarik perhatian klub yaitu ECS Motor untuk menembangkan minat dan bakatnya

"Mulai masuk tim sejak kelas 3 SD," ujar Vicho yang saat ini masih duduk di kelas 5 SD Cikarang Timur 07 Pagi Jakarta.

Porprov bukan ajang pertama yang diikuti Vicho untuk mengasah kemampuan balapnya. Vicho pernah menorehkan prestasi di tingkat nasional.

"Pernah naik podium di Piala Presiden tahun 2020, di Kejurnas 2021 masuk 10 besar," ujarnya.

Terakhir Vicho mengikuti kejuaraan di Tasikmalaya, dalam event tersebut diikuti pembalap dari berbagai negara di Asia. Namun Vicho tak dapat melanjutkan lomba lantaran terjatuh di tikungan.

"Sampai sekarang masih cedera di tangan, sudah 80 persen sembuh. Makanya tadi sirkuitnya sih enak, cuma tangan masih agak sakit, jadi sebenarnya masih agak kurang nyaman," ungkapnya.

BACA JUGA: Meski Tidak Bisa Berenang, Fadilatul Maulid Wakili Tangsel di Cabor Arung Jeram Porprov VI Banten

Sementara itu, Davino Britani menuturkan, bahwa dirinya mengenal dunia bermotor sejak usia 8 tahun. Awalnya, Davino hanya menonton pertandingan balap motor di televisi, lalu dia tertarik.

"Terus aku lihat keren banget, jadi suka kepengen kayak gitu," kata rider belia yang saat ini masih berusia 13 tahun.

Senada dengan Vicho, bahwa Porprov juga bukan ajang pertama bagi Davino dalam mengikuti perlombaan balap motor. 

Davino pernah tampil menawan di sejumlah kejuaraan balap bermotor seperti FIM MiniGP Indonesia Series dan MiniGP Cup Prix.

"Pernah berprestasi di Sentul dan Tasik," kata rider yang masih duduk di kelas 8 SMP National Global School (NGS) Tangerang.

Kini, Vicho dan Davino berhasil membawa Kota Tangerang unggul dalam perolehan medali sementara Porprov VI Banten. Keduanya berharap, Kota Tangerang bisa menjadi juara umum even tersebut.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill