Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Tuan rumah Kota Tangerang gagal meraih medali emas dari cabang olahraga (cabor) BMX pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten.
Bertanding di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang pada Selasa, 22 November 2022, atlet Karnadi, mengaku dirinya gugup.
"Ikut kompetisi ini saya akui agak gugup," jelasnya.
Ia pun harus puas dengan raihan medali perak. Meski demikian, ia mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya ini.
"Tapi saya coba hadapi dan alhamdulillah bisa saya lalui, tapi harus puas saya di peringkat kedua," ungkapnya.
BACA JUGA: Keindahan Freestyle Bawa Kota Serang Raih Emas Cabor BMX Porprov VI Banten
Peserta BMX freestyle ini hanya diikuti tiga daerah peserta, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang Taufik Syahzaeni selaku bapak cabor BMX Kota Tangerang mengatakan, cabor BMX freestyle park ini perdana dipertandingan Porprov VI Banten.
Meski tergolong cabor yang kurang populer, tetapi tetap menjadi acuan Pemkot Tangerang dalam upaya meraih juara umum.
"Selamat kepada para pemenang, Kota Tangerang belum mendapat emas. Alhamdulillah Kota Tangerang mendapat perak dan perunggu ke depan kita harus tingkatkan dan perbaiki," ungkapnya.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews