Connect With Us

Tim Cabor Dayung Sabet 7 Medali, Kota Tangerang Semakin Optimis Juara Umum

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 22 November 2022 | 20:16

Para atlet cabor dayung Kota Tangerang berfoto setelah menerima medali Porprov VI Banten di Taman Dayung, bantaran Sungai Cisadane, Selasa, 22 November 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semakin optimis bisa meraih juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten.

Satu per satu medali diperoleh kontingen Kota Tangerang, hingga saat ini berhasil memimpin klasemen sementara dalam ajang lomba olahraga terbesar se-Banten tersebut.

Dikutip dari laman porprovbanten2022.id pada Selasa, 22 November 2022, pukul 19.25 WIB, Kota Tangerang telah menyabet 127 medali, dengan rincian 60 emas, 37 perak, 30 perunggu.

Dari jumlah tersebut, sang tuan rumah unggul 17 medali dari Kabupaten Tangerang, yang kini mengoleksi 110 medali. 

Sebagai informasi, Kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang sempat susul menyusul di posisi puncak klasemen.

Terbaru, sebanyak 7 medali dengan rincian 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu disumbangkan untuk Kota Tangerang melalui cabang olahraga (cabor) dayung.

BACA JUGA: Berkeliling Tinjau Pertandingan, Ketua Umum PB Porprov VI Banten : Berjalan Lancar!

Pihak bapak asuh cabor dayung Kota Tangerang, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah menyerahkan medali-medali tersebut kepada para atlet yang meraihnya di Taman Dayung, bantaran Sungai Cisadane, petang tadi.

"Tentunya kami sebagai bapak asuh cabang dayung ini semakin optimis untuk menjadi juara umum, karena sudah menjadi tekad kami," ujar Ahmad Suhendar, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana BPBD Kota Tangerang saat ditemui di lokasi.

Meskipun masih ada pertandingan pada beberapa hari mendatang, kata Suhendar, hasil sementara tim cabor dayung Kota Tangerang ini sudah membanggakan.

"Kami merasa bangga. Dan berterima kasih terutama kepada teman-teman Podsi, official serta atlet yang sudah mempersembahkan dengan baik untuk Kota Tangerang," kata Suhendar.

Suhendar menambahkan, pihaknya sangat mendukung kesuksesan Porprov VI Banten. "Bentuk dukungan kami dengan memberikan fasilitas, mempermudah atlet, dari mulai tempat penginapan sampai venue, dan dukungan lainnya seperti menyediakan klinik kesehatan hingga armada ambulans dan pemberian vitamin minuman," jelasnya.

Ia berharap, semoga hal itu bisa memacu semangat atlet untuk bisa lebih berprestasi lagi. "Sesuai dengan arahan pak wali kota, kami bisa menjadi juara umum dan bisa menyukseskan porprov. Mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan warga bisa tercapai," pungkasnya.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill